Tidak Semua Pemimpin Laki-Laki Baik. Banyak Wanita Jadi Tokoh Dunia.

Sunarna.Ketua DPC PDI-P Klaten Yang Juga Bupati Klaten
Klaten Mattanews.com – Jika tidak ada perubahan PDI Perjuangan Klaten akan mendeklerasikan Hj. Sri Hartini – Hj Sri Mulyani sebagai pasangan calon  Bupati dan wakil Bupati untuk maju dalam Pilkada serentak 9 Desemeber mendatang. Saat ini koordinasi, konsolidasi terus dilakukan guna merapatkan barisan dan strategi pemenangan. Sehingga saat ini tidak ada lagi ada istilah PDI Perjuangan pecah atau galau. Yang ada PDI Perjuangan Klaten semakin solid dan siap bertarung di Pilkada  Klaten mendatang.

“Tidak ada yang perlu dirisaukan dengan partai PDI Perjuangan Klaten dan para kadernya. Sebagai kader sejati kita semua paham, banteng-banteng yang selama ini sedang main atau bersilahturohmi dengan teman dan saudara, pada saatnya akan kembali pulang kekandangnya. Karena bagimanapun juga banteng Klaten memiliki kecerdesan dan intelektual tinggi, sehingga walau bagaimanapun tak pernah dengan rumahnya sendiri. Maka saat ini seluruh kader PDI Perjuangan Klaten dalam kondisi solid dan mantap”, demikian ditegaskan Ketua DPC PDI Perjuangan Klaten H.Sunarna.SE yang juga Bupati Klaten.

Terkait munculnya calon perempuan yang diusung paartai banteng moncong putih, dengan tegas Sunarno mengatakan tidak semua pemimpin pria baik dan tidak selamanya wanita hanya menjadi “konco wingking” yang dipandang sebelah mata begitu saja. Dunia sudah membuktikan banyaka wanita yang mampu memimpin negara dan menjadi “super Hero” dibidangnya masing masing. Maka sangat naif dan keliru jika hingga saat ini masih banyak orang berpikir negatif terhadap kemampuan wanita.
Sri Hartini - Sri Mulyani dua tokoh Srikandi Klaten
“ Ingat banyak pemimpin di dunia ini yang dipegang wanita, Filipina pernah punya presiden wanita Aquino, Inggris memiliki Margaret Teacher, Indonesia punya Megawati Sukarno Putri, Bank Dunia punya Sri Mulyani, Bahkan kita punya atronot wanita yakni Dr Pratiwi.Di India ada Ny Indira Gandhi, ada Ibu Risma walikota Surabaya dan masih banyak lagi. Maka sangat salah jika masih saja ada orang menganggap remeh kemampuan wanita. Maka tidak salah jika kelak di Klaten akan dipimpin oleh dua Srikandi karena memang memiliki kemampuan dan dapat bekerja”, ujar Sunarno.

Menurut Sunarno, sudah waktunya Klaten dipimpin oleh seorang ibu. Klaten sudah saatnya butuh perhatian khusus dan sentuhan wanita dalam penatanya. Sehingga diharapkan kedepan Klaten akan semakin tumbuh berkembang dengan baik. Karena naluri seorang ibu akan lebih peka ketika anaknya minta sesuatu. Dan harapan itu ada pada dua Srikandi Klaten yang kini diusung PDI Perjuangan maju dalam Pilkada nanti.

“Kita semua tidak bisa lepas dati peran wanita dan sosok ibu. Perhatian ibu terhadap anak lebih besar dibanding seorang ayah. Ibu dengan kasih sayang selalu mendidik dan mempehatikan apa yang dikehenki dan terjadi pada anaknya. Dan ingat ada pepatah mengatakan Surga ada di telapak kaki ibu. Maka kita berharap dan punya keyakinan kepemimpinan Ibu Hartini dan Sri Mulyani benar benar dapat menjadi pengayom bagi rakyatnya. Memimpin Klaten dengan baik, santun, lembut namun tegas”, (tev)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...