Pedagang Kembang Pasar Gedhe Klaten Ditertibkan. Masuk Lantai III.

Pedagang kembang di pasar Gedhe Klaten
Klaten Mattanews.com – Puluhan pedagang kembang yang selama ini berjualan didepan pertokoan sepanjang jalan samping pasar gedhe Klaten, Jawa tengah akan segera ditertibkan. Sedikitnya 30 pedagang kembang akan ditempatkan di lantai III pasar Gedhe Klaten yang selama ini belum berfungsi secara maksimal. Hal ini dilakukan menyusul adanya surat keluhan dari para pemilik kios dan toko ke Disperindagkop Klaten.

Kepala pasar tiga lantai Badarudin kepada Mattanews Selasa ( 4/8) menjelaskan dalam minggu ini diharapkan semua pedagang yang berada disekitar pasar Klaten sudah menempati tempat barunya. Diharapkan kesediaan para pedagang kembang untuk berjualan di lantai tiga pasar Gedhe, nantinya mampu menggeret pedagang lain untuk berjualan diatas.

“ Beberapa pedagang sudah kami beri tahu dan mereka setuju berdagang diatas,dengan catatan seluruh pedagang kembang disekitar pasar dan jalan harus berjualan di atas. Karena jika ada salah satu pedagang yang nekad berjualan di pinggir jalan, otomatis pedagang yang diatas sulit laku karena dibawah sudah ada penjualanya”, tegas lurah pasar Tiga Lantai Badarudin.
Kepala pasar Gedhe Klaten Badarudin
Menurut Badar selama ini di lantai III pasar gedhe memang belum bisa dioptimalkan untuk kegiatan. Hal ini disebabkan sejak awal pengaturan pedagangnya sudah salah. Sehingga selama dibangun hampir 18 tahun lamanya, lokasi lantai 3 kosong hanya ditempati beberapa pedagang batu akik dan kemasan.” Kita berharap masuknya sekitar 30 pedagang kembang akan membawa perubahan di lantai III”, ujarnya.

Sementara beberapa pedagang siap masuk ke lantai tiga dengan permintaan semua pedagang kembang harus masuk dan berjualan diatas. Karena jika masih ada pedagang yang dibawah, mereka khawatir pedagang yang diatas tidak laku. “Saya siap jualan diatas, karena ditempat ini juga sudah diperingati pemilik toko. Tapi petugas harus adil, semua pedagang kembang harus naik keatas tidak ada yang dibawah”, ujar mbok Nem pedagang kembang asal Surowono.(get)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...