PDI-P Dapat Infus Baru. Lima Partai Deklarasi Dukung Dua Srikandi, Sri Hartini - Sri Mulyani.

Andi Purnomo.SH.Wakil Ktua DPC PDI -P Klaten
Klaten Mattanews.com – Infus baru didapat partai Demokrasi Perjuangan Klaten, Jawa Tengah. Tiga partai pecahan dari aggota koalisi ADI JAYA yakni PKS, Hanura dan PPP menyatakan menyatakan bergabung sebagai partai pendukung, untuk memberikan dukungan sepenuhnya  kepada pasangan calon Bupati Klaten Sri Hartini – Sri Mulyani (SEHATI). Deklrasi dukungan akan digelar Kamis (20/8) di kantor DPC PDI Perjuangan Klaten.

Wakil ketua DPC PDI Perjuangan Klaten Andi Purnomo SH, yang juga anggota komisi IV DPRD Klaten dari fraksi PDI Perjuangan menjelaskan masuknya 3 partai pendukung menjadikan kekuatan peta politik menjelang Pilkada semakin jalas dan berimbang. Karena dengan masuknya PKS, Hanura dan PPP, berarti ada 5 partai pendukung yang sudah menyatakan siap memenangkan pasangan Sri Hartini – Sri Mulyani.

5 partai pendukung yang akan mendeklarasikan dukungannya kepada PDI Perjuangan antara lain, Nasdem, PPP pimpinan Muklis dan PPP dibawah komando H.Tantowi Jauhari, PKS, dan Hanura. “ Alhamdullilah mas, rekan rekan dari kelima partai ini dengan legowo dan tulus iklas menyatakan dukungannya dan bergabung dengan kita untuk mensukseskan Pilkada nanti. Kesamaan pemahaman, tujuaan serta visi misi, menjadikan kita bisa menuju satu cita cita yang sama”, tegas Andi.

Menurut Andi dengan bergabungnya lima partai akan semakin memperkuat posisi parlemen. Sehingga jalannya pemerintahan baru nanti bisa berjalan baik. Sukses di eksekutif solid di jajaran legeslatifnya. Perpaduan ini akan menghasilkan sebuah kinerja pemerintahan yang baik, kuat bersih dan cepat tanggap mendengar suara rakyat.   

Terpisah ketua DPD Golkar Klaten versi Munas Bali Drs. H. Anang Widayaka mengaku tidak terkejut dengan merapatnya lima partai tersebut ke kubu SEHATI. Kondisi riil peta politik dan persamaan dan ikatan emosional yang kuat membuat kelima partai tersebut memang harus menentukan sikap politiknya.” Saya tidak terkejut tapi justru sudah memprediksi hal titu akan terjadi. Karena bagaimanpun juga mereka harus menentukan sikap politik jika memang mau ikut dalam pesta demokrasi di Pilkada nanti”, ujar Anang.

Sementara terkait berdarnya rumor Golkar Klaten berada di dua kaki dan banyak kader Golkar yang merapat ke pasangan SEHATI, hal tersebut tidak dibantah Anang. Menurut Anang dalam kontek Golkar yang seperti ini dirinya tidak bisa berbuat banyak, apalagi ketika harus mengarahkan kader Golkar untuk bersikap. Dualisme kepemimpinan mau tidak mau membuat massa akar rumput Golkar akan lari sesuka hati sesuai nuraninya.
Drs.H.Anang Widayaka Ketua DPD Golkar Klaten dan Otto Saksono
Namun secara struktural kepartaian, Menurut Anang dirinya masih menunggu hasil Inkrah yang diperkirakan terjadi pada pertengahan September mendatang. Apapun hasil inkrah nantinya dapat dijadikan bekal Golkar atau dirinya harus kemana. Karena sudah menyangkut partai, tentunya semua bisa terjadi selama ada kesepakatan, kesamaan serta deal politik yang jelas dari para calon.

“Saya belum bisa  bisa bicara dan mengambil sikap. Apakah akan tidur dan menginap di Hotel Galuh Prambanan atau memarkirkan Avansa AD 99 C di jalan Dewi Sartika. Tapi yang jelas sikap politik harus saya ambil. Dan saya dan pengurus lain siap keluar dari kantor Golkar Klaten jika memang kubu AL yang akan dimenangkan dalam inkrah September nanti”, tegasnya.(tev)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...