Pasar Sapi Wedi Jadi "Pasar" WTS Terbesar Di Klaten. Diduga Oknum Pegawai pasar Bekingi Mereka.

warung remang di pasar sapi wedi Beroprasi siang malam
Klaten Mattanews.com -  Masih ingat dengan nama besar Mbaben di tengah kota Klaten . Ngrendeng di Pedan serta Pasar Suruh di wilayah Prambanan Klaten Jawa tengah. Itulah nama besar komplek prostitusi yang besar dan melegenda di Klaten. Bahkan dulu komplek prostitusi Mbaben yang ada di dukuh Jetak Kidul, disebut sebut sebagai komplek lokalisasi yang namanya paling kondang hingga manca negara, mengalahkan komplek Dolly di Surabaya atau Nggunung Pare di Kartosuro.

Patah tumbuh hilang berganti. Itulah bunyi pepatah. Sama halnya dengan komplek lokalisasi yang ada di Klaten. Nama nama tersebut diatas memang kini sudah tidak ada atau tepatnya “mati suri”. Namun kini di Klaten muncul kembali “komplek” untuk mangkal para pekerja sek menawarkan produk dagaangannya. Komplek pasar Sapi Wedi, Klaten, adalah tempat baru bagi para WTS mangkal dan bertransaksi.
Lokasi yang berada persis dipinggir sungai membuat tempat ini laris manis
Berada di desa Kuntulan, tepatnya sebelah timur Polsek Wedi Klaten, para WTS bebas beroprasi di beberapa kios dan warung remang yang memang “disediakan” oleh pihak pegelola pasar. Terbukti tiap  bulan mereka juga memebayar uang risribusi resmi yang dipungut oleh petugas pasar wedi. Komplek lokaliasi “Pasar Sapi” Wedi Klaten memang sudah punya merek. Komplek ini dulu nyaris ditutup karena diprotes warga saat bertempat dipasar lama. Namun sekarang setelah berada di lokasi baru yang kebetulan tempatnya tidak jauh dengan rumah Kepala Lurah pasar Wedi, semua  bisa berjalan mulus, aman dan lancar, tanpa ada kendala.

Sementara beberapa warga mengaku resah dengan berdirinya puluhan warung remang tersebut. Mereka takut perilaku para penghuni warung yang nyambi profesi ganda dapat merusak mental dan moralitas warga setempat.”Saya berharap satpol PP Klaten bisa membersihkan pasar dari praktek makziat seperti ini”, ujar warga. (get)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...