Orang Tua Berperan Penting Dalam Membentuk Mental Kepribadian Anak. Jangan Serahkan Semuanya Pada Guru

Bupati Klaten H. Sunarna.SE saat bercengkrama dengan orang tua wali murid.
Klaten Mattanews.com -   “Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk mental kepribadian serta keberanian anak, ketika masih usia dini. Orang tua tidak bisa menyerahkan begitu saja pendidikan anak kepada guru disekolah. Keberhasilan anak justru tergantung pada bagaimana orang tua mendidik anaknya.Ibu memiliki peran sentral dalam pembentukan karakter anak agar menjadi anak yang cerdas dan sholeh dikemudian hari”.   

Demikian ditegaskan Bupati Klaten H.Sunarna.SE dalam memberi pengarahan dihadapan ratusan guru dan orang tua wali murid pada acara sosialisasi 5 hari masuk sekolah, dihalaman SMP Negeri 6 Klaten. Ditandaskan anak haarus memiliki mental dan keberanian yang kuat. Untuk itu dirinya berharap agar para orang tua mampu mendidik anak anaknya agar memiliki mental baja.

Terkait program 5 hari masuk sekolah, Bupati meminta pada semua wali murid agar waktu satu hari yang ada benar benar digunakan para orang tua agar semakin dekat dengan anaknya yang selama 5 hari penuh menempuh ilmu di sekolah. Belajar dirumah yang disertai pemberian wawasan kepada anak sangat penting bagi petumbuhan anak. Disini peran serta orang tua akan terlihat dan sangat diperlukan anak ketika anak memiliki persoalan yang tidak bisa dipecahkan sendiri.   
Kepala Dinas Pendidikan Klaten Pantoro
“ Program 5 hari kerja adalah bagian dari upaya untuk mendekatkan oranag tua terhadap anak. Ingat tekhnologi yang serba canggih seperti handphone, internet, jika tidak diawasi penggunanya justru akan merusak mentalitas generasi muda, khusunya anak anak usia dini. Karena anak sekarang cepat tumbuh besar pikirannya namun hati dan mentalnya akecil. Untuk itu adalah tanggung jawab orang tua dan kita semua dalam mendidik anak agar bisa menggunakan peralatan yang serba canggih untuk keperluan menuntut ilmu yang berguna, tidak sebaliknya. Maka waktu libur yang ada dapat dimanfaatkan bagi orang tua untuk lebih dekat dengan anak dan mengetahui apa yang dikehendaki dan terjadi pada anaknya”, tegas Bupati.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pantoro menjelaskan program 5 hari masuk sekolah memang diperuntukkan bagi sekolah negeri. Namun demikian program ini juga sudah disosialisasikan kepada sekolah swasta. Namun apakah swasta akan mengikuti program ini, semua dikembalikan pada kebijakan sekolah masing masing.

” Dalam program ini, jam yang pada hari sabtu kita bagi dan tambahkan ke jam pelajaran anak masuk sekolah, sehingga tidak ada jam atau pelajaran yang terbuang. Setiap hari tiap ada tambahan satu mata pelajaran. Hari Sabtu dapat digunakan anak dalam mengembangkan bakatnya lewat pelajaran extra kulikuler yang telah diikuti selama ini.”, ujarnya.
Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Wiyarto
Kepala sekolah SMP Negeri 6 Klaten Wiyarto menegaskan sekolahnya tidak masalah bahkan sudah menjalankan program 5 hari kerja sejak dicanangkan. Menurutnya semua siswa dan orang tua wali murid bisa menerima dengan baik.” Untuk 5 hari masuk sekolah, SMP Negeri 6 tidak ada masalah. Dan terkait himbauan serta peringatan Bupati yang akan melarang anak sekolah tidak boleh bawa handphone, kita akan segera melakukan koordinasi dengan para guru dan hasilnya akan kita sampaikan pada wali murid”, tegasnya. (get)    
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...