Halal Bi Halal PPDI Klaten "Berbau" Politis. Netral Dengan Catatan

Ketua PPDI Klaten Agus Anggito
Klaten Mattanews.com – Halal bi Halal keluarga besar Paguyuban Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Klaten yang digelar digedung Ki Pandanaran (RSPD) Klaten Rabu (5/8) berbau politis dan sepi pengunjung. Aroma acara ditumpangi kepentingan kelompok tertentu untuk kampanye begitu kuat terasa, ketika banyak peserta yang mengenakan pakaian yang menjadi ciri khas salah satu kadindat pasangan calon. Hal tersebut semakin kuat ketika ada beberapa sumber menjelaskan ada dugaan terselenggaranya acara disumbang oleh para kadindat calon Bupati.  
Pasangan Independen Fauzen - Sri Harmanto
Ketua PPDI Klaten Agus Anggito menjelaskan selain hala bi halal, acara tersebut memang digunakan untuk melihat dan mengerti sejauh mana visi dan misi para calon pemimpin Klaten menata pemerintahan Klaten kedepan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sehingga tidak menutu kemungkinan PPDI akan mendukung salah satu calon jika memang yang bersangkutan memenuhi harapan rakyat laten.
One Krisnanta - Sunarto
“ Tidak ada muatan politis dan kami netral. Namun bukan berarti kita tidak punya pilihan. Kami bisa memberi dukungan atau mendukung salah satu calon Bupati, jika memang calon tersebut mampu menerima dan memenuhi apa yang menjadi permintaan rakyat Klaten”, tegasnya.

Dalam acara tersebut dua pasang calon Bupati dan wakil Bupati hadir dan memaparkan visi misi tentang Klaten kedepan. Dua pasangan yanag hadir antara lain One Krisnata – Sunarto yang diusung partai PAN, Golkar dan didukung PKB. Serta pasangan Fauzen – Sri Harmanto dari jalur Independen. Dua pasang calon yang tidak hadir ialah Harjanto – Sunardi dengan partai pengusung Gerinda dan PKS serta pasangan Sri Hartini – Sri Mulyani (ibu Yani) dengan partai pengusung PDI Perjuangan, didukung Nasdem. PPP dan satu tambahan parti lagi yang kini masih dalam proses. 
Melompong
Sementara dalam acara yang rencananya dihadiri Bupati Klaten tersebut tidak mampu mendatangkan anggota PPDI Klaten secara maksimal. Dari sekitar 2600 anggota PPDI Klaten yang hadir hanya sekitar 470 orang. Sehingga banyak kursi yang kosong. Sementara Bupati Klaten yang tdak bisa hadir karena ada acara lain hanya diwakilkan Asisten I Sekda Bambang Sigit Balak Sinugroho.(tev)   
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...