5 Hari Sekolah. Bupati Klaten Minta Sekolah Siapkan Tempat Ibadah Yang Memadai.

Bupati Klaten H.Sunarna.SE
Klaten Mattanews.com
- Senin (10/08) di ruang pertemuan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Jatinom Bupati Klaten H Sunarna mengadakan pembinaan pegawai dilingkungan dinas pendidikan kabupaten . Kegiatan yang juga dilakukan oleh Ka Disdik H Pantoro disaksikan Asisten Ekobang dan Kesara H Purwanto AC dan lain-lain itu, diikuti oleh sekitar 400 peserta dari unsur kepala sekolah SMP, SMA dan SMK beserta tiga orang wakil kepala sekolahnya.

Bupati Klaten H Sunarna dalam pengarahannya mengatakan, kebijakan pelaksanaan lima hari pembelajaran bagi peserta didik diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat. Maka para pemangku pendidikan diharapkan dapat merumuskan langkah agar peserta didik merasa senang, orang tua wali murid juga tidak keberatan demi kwalitas pendidikan yang lebih baik.

Selain merumuskan kebijakan, bupati juga berharap agar pihak sekolah juga memikirkan tempat peribadatan bagi siswa dan karyawan setempat karena adanya tambahan jam belajar setiap harinya. Dengan upaya tersebut mereka yang akan melaksanakan ibadah tanpaa harus menunggu giliran karena terbatasnya tempat ibadah.

Menurut bupati, adanya tambahan satu jam belajar setiap hari yang diambilkan hari Sabtu tidak perlu disikapi berlebihan, karena hanya mundur pulangnya. Untuk itu Bupati berharap orang tua sebaiknya menyiapkan bekal makan minum anaknya agar tidak perlu jajan disekolah. “ Langkah itu kelak setelah dewasa akan menjadikan anak semakin menghargai jerih payah orang tua yang menyayangi “ ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Klaten Panatoro
Kepala Dinas Pendidikan H Pantoro mengatakan, pemerintah mulai tahun ajaran 2015/2016 memberlakukan kewajiban pada orang tua murid agar menyerahkan anaknya kepada guru / wali kelas untuk mendapatkan pembelajaran saat memasuki sekolah hari pertamanya. Disamping itu siswa wajib mengikuti kegiatan uapacara bendera yang dilaksanakan oleh pihak sekolah.

Tidak kalah pentingnya, kata Pantoro, setiap akan mengawali pelajaran diwajibkan melakukan do’a bersama dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin secara bergiliran oleh siswa agar dapat membentuk karakter bangsa. Demikian pula saat mengakiri kegiatan belajar diwajibkan menyanyikan Lagu Perjuangan atau Partiotik maupun lagu daerah, agar terbentuk jiwa patriot bangsa .

Untuk melaksanakan proses belajar mengajar 5 hari, Pantoro mengatakan, pihaknya telah melakukan study banding ke suatu daerah yang kwalitas pendidikannya lebih baik. Ternyata daerah tersebut telah menerapkan hal semacam sejak tahun 2007, dan hasilnya kebaikan dan kwalitas anak meningkat (R1/red).


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...