Sunarto Calon Kuat Pendamping One Galuh Krisnata. Elite PDIP Klaten Kecewa.

Sunarto.M.Hum Calon Wakil Bupati mendampingi One Krisnata
Klaten Mattanews,com -  Peta politik dan suhu politik  menit menit terakhir pendaftaran Balon Bupati Klaten semakin panas dan atraktif. Pasangan Hartini Jokar yang secara “resmi” sudah mulai dipublikasikan, belum seratus persen dipastikan menjadi pasangan tetap. Beberapa sumber masih yakin wakil Bupati Klaten masih harus mencari orang yang pas guna menutup segala kekurangan yang ada pada dirinya. Sementara di tubuh sempalan koalisi Adi Jaya Sunarto Mhum sang pemilik Cempaka Delanggu diyakini berpeluang besar mendampingi pengusaha sukses One Galuh Krisnata menggeser kedudukan Drs.H. Anang Widayaka. Sunarto dipandang lebih layak mendampingi One karena secara finansial yang bersangkutan memiliki “cukup amunisi” untuk perang gerilya.

Beberapa sumber dan pelaku politik di Klaten mengaku cukup terkejut dengan munculnya nama Jokar yang rela menjadi orang nomor dua mendampingi Hartini. Keterkejutan terjadi karena yang bersangkutan tidak pernah tinggal di Klaten sehingga masih dipertanyakan kualitas, kuantitas dan produktivitasnya serta kepengaruhannya dimata masyarakat. Sehingga timbul petanyaan yang amat mendasar. Mampukah Jokar menutup segala kekurangan yang ada melekat pada Hartini. "Kita tidak memepersoalkan Bu Hartini, karena dia memang tokoh PDIP Klaten. Tapi apakah tidak ada wakil lainya yaang lebih baik dan layak, untuk mendampingi beliau di Pilkda nanti", ujar sesepuh dan tokoh Marhaenis Klaten.

“Harus sadar perjuangan ibu Hartini menuju kursi AD 1 cukup berat. Mestinya DPP memilih wakil Bupati yang mampu menutup kekurangan serta kelemahan Bu Hartini. Jika ketokohan, elektabilitas serta keterpengaruhan wakilnya tidak menonjol di mata orang Klaten. Maka perjuangan Bu Hartini semakin berat. Mustinya mencari wakil yang mampu meringankan beban Bupati”, ujar tokoh senior PDI Perjuangan Klaten.

Sementara itu One Galuh Krisnata mengaku pasrah dengan wakil yang akan mendampingi dirinya maju di Pilkada 9 Desember mendatang. Kisruh Golkar yang akhirnya menawarkan dua calon yakni Drs.H. Anang Widayaka dari Golkar versi Munas Bali dan Sunarto Mhum dari Golkar versi Agung Laksono, membuat dirinya bingung dan akhirnya menyerahkan semuanya apada DPP Golkar di jakarta.

“ Saya hanya menunggu keputusan dari rekan rekan di Golkar, siapa yang akan dipercaya mendampingi saya. Yang jelas saya ingin kader Golkar yang terbaik yang bisa mendampingi saya. Mudah mudahan mereka bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik, sehingga ada jalan keluar terbaik”, ujarnya.
One Galuh Krisnata Calon Bupati Yang bingung milih wakilnya.
Ketika disinggung nama, pemilik Galuh ini menegaskan semua nama yang dicalonkan dihadapan dirinya bagus. Baik Anang Widayaka dan Sunarto. Tapi dirinya tak mungkin akan memakai keduanya. Dan siapa nanti yang akan menjadi “istrinya”, semua tergantung rekomendasi yang turun.”Saya berharap mereka segera islah dan berembuk. Karena jika tidak maka saya sendiri yang rugi karena kehilangan kendaraan menuju kesana”, tegasnya.

Sementara Sunarto menegaskan dirinya siap mendampingi mas One dalam memimpin Klaten lima tahun kedepan. Namun ditegaskan arah menuju kesana masih dalam proses. “ Kita belum bisa matur banyak. Namun yang jelas kita tengah berupaya menuju kesana, semoga semua selesai sebelum akhir batas waktu”, ujar politisi Golkar asal Delanggu ini.(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...