Sidang Mahasiswa Stikes Muh Klaten Molor. Dimas Diancam 10 bulan Penjara.

Dimas dan Fajar saat mengikuti sidang di PN Klaten
Klaten Mattanews.com Sidang pembacaan dakwaan kepada mahasiswa Stikes Muhammadiyah Klaten Muh Dimas Yulian Saputra (21) dan Fajar Purnomo (24) yang digelar di Pengadilan Negeri Klaten pada Senin (6/7). Sidang yang sedianya digelar pukul 9 pagi baru dapat terlaksana pukul setengah 3 sore.

Karena sedang ada pembangunan, sidang dilakukan di Ruang Sidang III Tirta. Suara bising aktivitas pembangunan sangat mengganggu jalannya sidang. Belum lagi suara kendaraan staf pengadilan negeri  yang hilir mudik di sebelah ruang sidang juga turut mengganggu jalannya sidang.

Salah satu kuasa hukum terdakwa menilai belum ada kesiapan matang terhadap sidang pembacaan dakwaan terhadap kliennya. Ia menilai mundurnya pelaksanaan sidang menunjukkan belum adanya kesiapan yang matang. “Rencananya sidang digelar pukul 9 pagi, tadi baru dimulai sekitar pukul setengah tiga. Dakwaan terhadap klien kami pun terkesan belum dipersiapkan dengan matang,” ungkap salah satu kuasa hukum terdakwa.

Sidang ditutup pukul 15.30. Keduanya didakwa melanggar Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 UU No. 11/2008 tentang Undang-Undang Informasi Teknologi dan Elektronika (UU ITE) dan Pasal 310 Kita Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pencamaran Nama Baik. Keduanya didakwa 10 bulan kurungan karena dinilai telah melakukan pencemaran nama baik terhadap salah seorang dosen.

Menyikapi dakwaan tersebut kedua terdakwa bersama tim kuasa hukumnya akan mengajukan keberatan. Sidang selanjutnya akan digelar Kamis (9/7).(R1/red)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...