One Resmi Gandeng Sunarto. Pilkada Klaten di ikuti 3 Pasang Calon.

One Galuh Krisnata Calon lewat parti Golkar dan PAN
Klaten Mattanews.com – Teka teki siapa yang bakal mendampingi One Galuh Krisnata, pengusaha yang bergerak di bidang pendidikan untuk menjadi wakilnya di Pilkada Klaten Jawa tengah nanti terjawab sudah. Sunarto M.Hum anggota fraksi Golkar yang kini masuk dalam kepengurusan Golkar versi Agung Laksnono dipastikan mendapat rekomendasi dari DPP Golkar pusat untuk menduduki jabatan tersebut. Dengan turunnya Rekomendasi maka dapat dipastikan One – Sunarto akan yang diusung partai PAN dan Golkar akan bertarung melawan pasangan Suharjanto – Sunardi yang diusung partai Gerinda dan PKS serta pasangan Sri Hartini dan ? di Pilkada 9 Desember mendatang.

Ketua DPD Golkar Klaten Drs.H.Anang Widayaka saat dihubungi membenarkan turunya rekomendasi tersebut. Dirinaya legowo dan siap menerima semua yang diputuskan oleh DPP. Walau dirinya gagal mendampingi One, namun seabagai ketua DPD Golkar Klaten dirinya tetap patuh dan konsisten dengan perjuangan partai, dimana dalam Pilkada nanti akan berjuang demi pemenangan pasangan Ond Sunarto.

“ Saya sudah menerima berita tersebut dana saya sangat legowo dengan keputusan yang diambil mas One dan DPP. Sebagai kader golkar saya wajib mematuhi intruksi partai. Dan sesuai garis partai saya siap memenangkan pasangan tersebut”, tegasnya.
Sunarto.N.Hum wakil bupati mendampingi One Krisnata
Sementara Sunarto Mhum saat dihubungi via telepon genggamnya membenarkan telah menerima kabar tersebut, Namun dirinya belum bisa memberi keterangan terkait turunnya rekomendasi.” Saya sudah diberi tahu, namun karena saya belaum menerima secara pasti secara tertulis, saya belum berani matur atau memberi keterangan apa-apa. Yang jelas mohon doanya agar semua berjalan lancar dan sukses”, ujarnya.

Mulusnya rekomendasi partai Golkar kepada pasangan One dan Sunarto ternyata tidak dialami oleh partai lain. PDI Perjuangan yang sejak awal sudah menetapkan wakil Bupati Klaten Sri Hartini menjadi Balon Bupati, tampaknya harus berfikir ulang dalam memilih orang yang akan mendampinginya. Karena dengan munculnya pasangan One Narto dan Harjanto – Sunardi, PDI Perjuangan  harus extra hati hati dalam memilih. Salah memilih wakil Bupati akan menjadi blunder bagi PDI perjuangan.
Wakil Bupati Klaten Sri Hartini calon Bupati lewat PDI-P
Rumor santer saat ini rekomendasi PDI Perjuangan turun untuk pasangan Hartini – Jokar. Namun berapa partai tidak berani menjamin apakah pasangan itu akan tetap bertahan hingga hari akhir pencalonan Bupati. Karena beberapa balon lain masih optimis akan mendapat rekomendasi dari DPP.”Biarkan saja mereka kampanye Hartini- Jokar. Yang jelas semua masih belum pasti dan kita masih memiliki peluang yang sama”, ujar salah satu Balon dari partai banteng moncong putih.
Sementara itu beberapa elita partai mengaku msih gamang dengan posisi wakil bupati. Terpilihnya One – Sunarto menjadi pertimbangan tersendiri bagi sang ketua DPC PDI Peruangan Klaten yang juga Bupati Klaten Sunarno.SE, untuk mengatur strategi pemenangan.

“Wacananya memang Hartini – Jokar. Tapi semua itu masih belum pasti. Peta politik terus bergerak menit demi menit. Pergeseran dan perubahan masih akan mungkin terjadi. Yang jelas kita tidak pernah memandang sebelah mata lawan politik. Sehingga perlu kajian mendalam dan perhitungan yang cermat dan matang demi suksesnya Pilkada nanti”, ujar salah satu elite partai.
Aris Widhiartho.SE Calon Bupati dari PDI-P
Menghadapi lawan di Pilkada nanti Hartini yang diusung PDI Perjuangan memang harus pandai memilih wakilnya agar tidak kecolongan.  Dibutuhkan tokoh dan sosok yang mampu mengisi kekurangan beliau agar bisa berjalan seiring dan saling menunjang. Siapa yang pantas untuk posisi tersebut, tentunya sosok tokoh atau orang Klaten yang tahu betul tentang Klaten, memiliki elektabilitas dan loyalitas tinggi, tinggal di Klaten dan cinta tanah kelahirannya. Beberapa nama yang direkomendasikan layak mendampingi beliau antara lain, Aris Widiartho, Joko Wiyono, Purwanto Anggoro, Yani Sunarno, Anang Widayaka, Sri Winoto. Menurut beberapa tokoh senior PDI Klaten, sebenarnya suara PDI Perjuangan bisa utuh kembali dan Pilkada akan berjalan satu putaran manakala dua partai besar di Klaten PDI Perjuangan dengan Golkar bersatu. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...