OA Muncul Kembali. Tiga Pasang Balon Bupati "Dipastikan" Ramaikan Bursa Pilkada Klaten.

One Galuh Krisnata Balon Bupati Klaten
Klaten Mattanews.com - 
Seperti yang pernah ditulis media online ini, Pilkada Klaten yang akan digelar 9 Desember 2015 untuk jabatan Bupati priode tahun 2016 – 2021 akan iikuti 4 pasangan balon Bupati. Namun perkembangan politik terakir di kabupaten berpenduduk 1,3 juta jiwa ini mengerucutkan 3 pasang balon Bupati, dimana balon dari jalur independen diperkirakan tidak lolos administrasi
Anang Widayaka Balon wakil Bupati
Perkiraan tiga pasang balon yang akan manggung nanti ialah pasangan Sri Hartini dan Joko Karyono yang diusung oleh Partai Demokrasi Perjuangan, Pasangan Harjanto dan Sunardi yang akan di usung oleh partai “pecahan” Koalisi Adi Jaya yakni Gerinda dan PKS serta pasangan One – Anang yang diusung oleh partai anggota koalisi Adi jaya yakni PAN, Demokrat, Golkar dan PPP. Namun semua analisa dan perkiraan masih bisa berubah, mengikuti konstalasi politik di Klaten yang hingga kini masih labil dan tarik ulur.

Hingga saat ini siapa Balon yang akan mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan memang masih simpang siur. Namun beberapa sumber yakin jika rekomendasi partai berlambang Banteng moncong putih “bisa dipastikan” akan turun kepada Sri Hartini yang kini menjabat wakil Bupati Klaten. Sementara untuk wakil hampir semua balon lainnya seperti Joko Karyono, Aris Widiarto serta Edy Sasongko sama sama memiliki peluang mendampingi Srikandi asal Teloyo ini.
Sri Hartini Balon Bupati
Sementara dari kubu Adi Jaya yang diprediksa sejak awal akan pecah, tampaknya “dipastikan” akan melahirkan 2 pasang balon yang akan di usung oleh “sempalan” partai dari 6 anggota koalisi Adi Jaya. Gerinda yang selama ini ngotot mengusung Kolonel purnawirawan Widodo tampakanya haraus “menyerah” dengan rayuan dokter Harjanto yang menginginkan kursi AD 1. Sama halnya dengan partai PKS yang “terpaksa” harus mengurung kembali kadindat jagonya yakni Sudibyo yang selama ini digadang gadang menjadi wakil Bupati.
Suharjanta Balon Bupati
Kejutan justru muncul di tubuh partai sempalan koalisi Adi Jaya, dimana Golkar versi munas Bali memunculkan nama Anang Widayaka sebagai wakil Bupati mendampingi One Galuh Krisnata yang akan menduduki kursi AD1 Klaten. Golkar Klaten tampaknya harus “berdamai dan satu suara” demi mendukung kadernya agar bisa melenggang menjadi AD2 Klaten, berkoalisi dengan partai PAN, Demokrat dan PPP ditambah Hanura.
Sunardi balon wakil Bupati
Jika benar Pilkada Klaten nanti diikuti tiga pasang calon tersebut, diperkirakan akan terjadi kompetisi yang sangat ketat. Dimana hampir semua partai pendukung tidak akan memiliki suara bulan dalam mendukung pasangan calonnya. PDI Perjuangan jelas akan mengalami perpecahan hebat, dimana banyak kader partai yang kecewa dengan munculnya nama Joko Karyono yang bukan kader partai. Munculnya nama JOKAR (Joko Karyono) yang selama ini tidak tinggal di Klaten diperkirakan akan memunculkan konflik kepentingan didalam tubuh PDIP Klaten. Demikian halnya Golkar Klaten yang hingga kini ada dua kepengurusan yakni Golkar versi Munas Bali dan Golkar versi Agung Laksono.(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...