Lebaran Semakin Dekat. Harga Sembako Di Klaten Stabil Cenderung Menurun

Harga daging sapi stabil. stok melimpah
Klaten Mattanews.com – Lebaran tinggal beberapa hari. Kegiatan bisnis di berbagai sektor tampak mengalami peningkatan cukup siginifikan. Mulai dari penjual bahan bangunan, unit perbengkelan, fashion, mebeler hingga kebutuhan 9 bahan pokok sehari – hari. Namun ada yang cukup menarik di pasar Klaten terkait beberapa harga bahan pokok. Jika menjelang lebaran biasanya harga melonjak tinggi, kini yang terjadi justru kebalikannya. Sabtu (4/7) beberapa harga bahan pokok dipasar Klaten cenderung stabil dan menurun. Telur yang sebelumnya Rp 20.000/kg jusru turun menjadi Rp 18.000/kg.  

“ Hingga sekarang belum ada kenaikan yang berarti mas. Hampir semua harga bahan pokok stabil. Jika naik hanya sedikit. Misalnya bawang merah yang kemarin Rp 24.000/kg sekarang mencapai Rp 30.000/kg. Tapi lainya stabil bahkan cenderung turun seperti harga telur yang kemarin sempat sampai diangka Rp 20.000/kg, sekarang justru turun menjadi Rp 18.000/kg”, ujar Bu Mardi salah satu pedagang sembako di pasar gede ( pasar tiga lantai) Klaten.
Ibu Mardi pedagang sembako pasar Gede Klaten Kota
Hasil pemantauan harga dilapangan hingga minggu pertama Juli, harga daging sapi masih stabil Rp 90.000/kg. Jika naik akan ada di kisaran Rp 95.000 hingga Rp 100.000/kg. Minyak goreng tetap Rp 12.000/kg. Bawang merah naik dari Rp 24.000/kg menjadi Rp 30.000/kg. Terigu stabil di angka Rp 18.000/kg. Kacang tanah mentar dari Rp 25.000/kg merangkak ke harga Rp 27.000/kg.

Kepala Bagian perekonomian Pemda Klaten Srihadi. S.Sos meminta agar warga tetap tenang dan tak perlu khawatir terhadap persediaaan bahan pokok keperluan lebaran. Menurut Srihadi stok 9 bahan pokok menjelang lebaran hingga pasca lebaran lebih dai cukup. Sehingga warga tak perlu melakukan aksi borong atau menimbun sembako untuk lebaran.

“ Semua bahan kebutuhan lebaran aman stok melimpah. Warga nggak perlu cemas dan tidak perlu main borong. Karena justru belanja model borong dan menimbun barang inilah yang menyebabkan harga tiba tiba naik. Sehingga kenaikan justru dapat dilakukan karena ulah pembeli yang berlebihan”, ujarnya.
Selain 9 bahan pokok, menurut Srihadi perekonomian juga telah meminta dinas terkait dalam hal ini Disperindagkop Klaten untuk melakukan penambahan pengadaan kuota gal elpiji khusunya ukuran 3 kg sebesar 300 persen dari kebutuhan biasa. Sementara kebutuhan gas di Klaten mencapai 27.000/hari.
Srihadi S.Sos Kabag Perekonomian Pemkab Klaten
Guna mengantisipasi adanya pedagang nakal bagian perekonomian bersama dinas terkait seperti Disperindagkop, satpol PP dan Dinas Kesehatan akan melakukan sidak ke beberapa pasar dan super market. Tujuannya merazia para oknum pemilik toko yang sengaja menjual barang kadaluwarsa dan menghimbau agar pedagang tidak sembarang menaikkan harga sembako.” Biasanya banyak oknum nakal yang sengaja menjual barang kadaluwarso dengan cara memasukkan dalam paket parcel. Ini harus kita waspadai dan menghimbau agar warga waspada jika membeli parcel yang berisi bahan makanan”, tegasnya. (tev)   
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...