Bapeda dan Dinkes Klaten Dibiarkan Kosong. "Tunggu Penawar" Dengan Harga Tinggi.

Bupati Klaten Sunarno dan istri
Klaten Mattanews.com – Pengangkatan Joko Sawaldi sebagai Sekda yang baru diikuti dengan gerbong mutasi posisi di beberapa jabatan eselon II Pemkab Klaten Jawa Tengah, ternyata masiah menyisakan pekerjaan rumah. Posisi orang nomor satu di 4 SKPD yakni Dinas Kesehatan, Bapeda, Bapermas dan BPBD masih dibiarkan kosong termasuk satu jabatan eselon IIB lainya yakni staf ahli Bupati yang ditinggal Widya Sutrisna.

Bupati Klaten H. Sunarno SE usai pelantikan menegaskan pengisian jabatan tersebut akan diisi melalui pansel namun pelaksananya menunggu perubahan anggaran. “ Jabatan tersebut tetap akan kita isi, tapi karena tidak ada anggaran, maka pelaksananya menunggu perubahan anggaran”, tegas Bupati.
Edy Hartanto.SH Kepala BKD Klaten yang baru
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah yang Baru Edy Hartanto. SH.MM menyatakan secepatnya akan bekerja mempersiapkan serta melanjutkan pekerjaan yang menumpuk di Badan kepegawaian. Salah satu ya segera memepersiaapkan peranaagkat pembentukan pansel untuk mengisi 5 jabatan kosong di eselon IIB. Menurut Edy kekosongan di 4 dinas tersebut tidak boleh terlalu lamaa karena memiliki nilai straategis yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat.

“BPBD ( Badan Penanggulangan Bencana daerah) ,  Bapermas, Dinas Kesehatan dan Bapeda, kebijakan keputusan pimpinannya bisa langsung menyentuh ke masyarakat. Sehingga 4 Dinas ini tidak boleh terlalu lama “menggantung” pimpinan. Masalah Kesehatan, bencana serta ketersediaan papan, setiap saat dibutuhkan oleh warga yang membutuhkan. Untuk itu tidak ada alasan menunda terlalu lama jabatan di posisi ini”, tegas Edy Hartanto.

Terjadinya 8 gerbong mutasi eselon IIB yang mengikuti naikknya Joko Sawaldi sebagai Sekda Klaten dinilai banyak kalangan ada kesan kebingunan Bupati Klaten dalam mengatur anak buahnya. Ada beberapa jabatan yang seharusnya masih perlu dipertahankan justru “digusur” tanpa ampun. Sementara beberapa pos penting masih tetap dibiarkan kosong melompong.
Bambang Sigit kini menjadi asisten I Sekda.
Misalnya “ditendangnya” Bambang Sigit dari kursi Kepala Bapeda cukup mengejutkan banyak pihak. Harus diakui banyak perubahan pembangunan di Klaten hasil karya pemikiran beliau. Bahkan hingga saat ini yang bersangkutan masih memiliki obsesi besar dalam membesarkan Klaten dengan berbagai mega proyek. Tapi sayangnya ide cemerlang tersebut harus disimpan dalam buku diarynya, karena posisinya keburu “dibidik sang penguasa”.

Sementara untuk 4 jabatan strategis tersebut ada beberapa nama yang layak untuk mendudukinya jabatan tersebut, seperti Sahruna yang kini menjabat kepala inspektorat, Ir. Tajudin seorang teknorat yang kini jadi orang nomor satu di Lingkungan Hidup, Sapto Aji, Bambang Eko sek PU Klaten, Sigit Gatot Budiyanto Kabag Pembangunan dan kader potensiaal lainnya.(tev)
       
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...