Tak Bisa Dijerat UU Narkotik. Gudel Di Ikat UU Kesehatan Dengan Ancaman 15 Tahun Penjara.

Gudel dengan barang bukti Pil Koplo
Klaten Mattanews.com - Ribuan pil Koplo diamankan Satuan Narkoba Polres Klaten dari kediaman Rudi Kecles (22) alias Gudel yang berada di Dukuh Jontaan, Desa Taji, Kecamatan Prambanan, Klaten. Berdasrkan informasi dari masyarakat anggota Sat Narkoba Polres Klaten menggrebeg kediaman Gudel  pada Selasa (9/6) silam.

Kasat Narkoba Polres Klaten, AKP Danang Eko Purwanto menjelaskan selain mengamankan ribuan pil Trixyphenidyl disimpan di gudang kamar rumah tersangka, petugas juga menyita sebuah air softgun jenis revolver warna hitam, uang tunai sebesar Rp 950 ribu, dan barang bukti lainnya. “Saat digrebeg petugas mendapati 4.172 butir pil Trixyphenidyl disimpan di gudang kamar rumah tersangka. Petugas juga menyita sebuah air softgun jenis revolver warna hitam, uang tunai sebesar Rp 950 ribu, dan barang bukti lainnya” ungkap AKP Danang saat gelar perkara di Mapolres Klaten, Jumat (19/6).

Ditanya terkait kepemilikan sebuah air softgun jenis revolver warna hitam tersebut, Gudel menjelaskan hanya untuk berjaga-jaga saja. “Pistol ini hanya untuk berjaga-jaga bila ada yang ingin merampas pil saya. Bukan untuk merampok,” jelas Gudel.

Lebih lanjut AKP Danang menjelaskan rixyphenidyl atau pil putih atau yang populer disebut Trihex merupakan kategori obat kelas G atau obat keras. Bagi yang ingin mengkonsumsinya harus membutuhkan resep dokter. Namun demikian, para oknum pelajar menyalah gunakannya sebagai pil penenang masalah. “Seperti dikatakan tersangka tadi, pil ini membuat nge-fly, layaknya orang ingin tidur dan menenangkan. Belum lagi harganya yang murah sesuai kantong pelajar,” terangnya.

Trihex yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala Parkinson, dan juga mengurangi efek samping obat antipsikotik pada pasien gangguan jiwa itu dikemas dalam berbagai kemasan siap edar. Antara lain, sebanyak 2.062 butir pil putih yang dibungkus plastik alumunium berwarna silver. Sebotol plastik warna putih dengan merk Hexymer kandungan Trixyphenidyl dua miligram sebanyak 554 butir.
Ribuan pil Koplo siap edar milik Gudel
“Pil koplo itu dikemas dalam berbagai kemasan siap edar. Antara lain, sebanyak 2.062 butir pil putih yang dibungkus plastik alumunium berwarna silver, plastik warna putih dengan merk Hexymer kandungan Trixyphenidyl dua miligram sebanyak 554 butir. Selain itu ada juga pil yang berwarna kuning disimpan dalam dua botol merk Hexymer, masing-masing berisi seribu butir dan 396 butir dan juga ada 160 pil Trihex warna kuning yang dibungkus plastik klip kecil,” jelas AKP Danang.

Meski lolos dari jerat UU Narkotika, pelaku bakal dijerat Pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang kesehatan karena tersangka telah mengedarkan obat itu di kalangan pelajar. Adapun ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp 1,5 Milyar. “Rudi Kecles (22) alias Gudel, tidak bisa dikenai Undang-Undang (UU) Narkotika. Tersangka kebal dengan UU Narkotika. Namun demikian, dia bakal kita jerat dengan UU Kesehatan,” jelas AKP Danang. (M1/get)


Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...