SMP Kristen I Klaten Kembali Ukir Prestasi. Maju Tingkat Nasional di Ajang Musik Tradisional

Lima Awak Group Musik Tradisional SMP Kristen I Klaten dan sang pelatih
Klaten Mattanews.com – Sebuah prestasi manis kembali diraih sekolah Yayasan Kristen Klaten di tingkat Nasional. Setelah TK Kristen masuk nominasi juara Nasional lomba sekolah sehat, kini SMP Kristen I siap menorehkan prestasi nasional dibidang kesenian, yakni festival musik tradisional. Group musik tradisional SMP Kristen I Klaten berhak mewakili Jawa Tengah dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional yang akan digelar pada tanggal 23 hingga 29 Agustus 2015 di Palembang Sumatera Barat.

Sebelumnya SMP yang dikomandani Drs Abet Nego Kuncoro ini berhasil menyabet emas dan trofi kejuaraan sebagai penampil terbaik dalam Fespas (Festival paduan suara) tingkat Nasional tahun 2013.
Majunya SMP Kristen I Klaten dalam lomba tingkat Nasional bukan tanpa alasan. Karena dalam babak penyisihan mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Propinsi, group musik tradisional asuhan Septiawan Krisnadi selalu tampil sebagai juara pertama. Maka tak heran anak asuh sarjana seni lulusan ISSI Solo ini berhak unjuk kebolehan di Palembang Agustus mendatang.
Musik Tradisional SMP Kristen I Klaten saat tampil di tingkat Propinsi
Group musik tradisional SMP Kristen digawangi oleh lima siswa yang kini duduk di bangku klas II dan III. Lima anak berprestasi tersebut diantaranya Yohana dan Oca (cewek) dan 3 cowok yakni Gilang Obet dan Pulung. Dari tangan dan jiwa kreativitas seni yang dimiliki lima anak inilah alat alat musik tradisional seperti Gong, Saron dan demung dapat menghasilkan sebuah suara musik dengan nada yang indah dan rancak.

Alat yang mereka gunakan untuk menghasilkan musik tradisional yang indah dan enak didengar antara lain, Demung, Saron, Gambang, Bonang, Kendang dan Gong. Hebatnya kelima anak tersebut semuanya mampu memainkan alat musik tersebut tanpa terkecuali. Sehingga memang diperlukan latihan khusus dan ketekunan. Dan yang paling penting mereka memiliki jiwa seni dan senang pada musik. Sehingga sang pelatihpun tidak kesulitan saat memberi pelajaran dan arahan.   
Drs. Kuncoro Kepala Sekolah SMP Kristen I Klaten
“Secara khusus kita memang tidak melakukan latihan rutin. Namun sebagai pelajaran extra kulikurer, anak anak memang diwajibkan mengikuti salah satu kegiatan pilihan mereka, sekali dalam seminggu. Namun karena saat ini mereka berprestasi dan akan maju di tingkat Nasional, maka mau tidak mau, mereka kita beri tambahan waktu latihan guna mempersiapkan lomba yang akan digelar pada Agustus mendatang di palembang”, demikian dijelaskan Drs. Abet Nego Kuncoro, Kepala Sekolah SMP Kristen I Klaten.  

Sudah sepantasnya Pemda Klaten bangga dan berterima kasih pada kelima anak cerdas ini. Karena dari tangan tangan trampil mereka, kumpulan alat musik tradisional yang kini sudah mulai dipinggirkan dan terpinggirkan karena musik modern, justru mampu mengangkat nama Klaten di kancah Nasional. Lewat tangan dan jiwa seni yang tinggi dari lima anak ini, lahirlah musik tradisional  yang indah, dan enak di dengar serta  mampu membawa mereka ke jenjang prestasi yang tinggi.

Kita semua tentunya berharap meraka mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Klaten khususnya bagi sekolah dan orang tua mereka. Adalah kebanggan tersendiri bagi mereka dan rakyat Klaten jika musik tradisonal yang dimainkan anak anak Klaten menorehkan prastasi emas di tingkat Nasional.(tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...