Demi Rp 10 Ribu, Puluhan Tukang Becak dan Tuna Wisma Antre Didepan Rumdin Bupati Klaten

Antrean Becak Yang mengular di depan Rumdin Bupati Klaten

Klaten mattanews -  Jika kita teliti dan memperhatikan Ada pemandangan menarik yang akan kita lihat disetiap hari Jum’at di depalatan rumah dinas Bupati Klaten Jawa Tengah. Puluhan tukang becak dari berbagai penjuru daerah dan puluhan tuna wisma duduk berjejer dan memarkirkan becaknya disepanjang jalur lambat  sejak pagi hari. Usut punya usut ternyata mereka menanti sedekah uang sebesar Rp 10 ribu dari Bupati Klaten H.Sunarna yang biasanya dibagikan seusai sholat Jum’at.

Para tukang becak ini mengaku sudah sejak lama melakukan hal ini. Biasanya besaran sedekah yang diberikan Bupati antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu/orang. Ada petugas sendiri yang memberikan uang tersebut. Biasanya dilakukan oleh para penjaga rumah dinas atau petugas lainnya. Walau nilainya hanya kecil, namun setiap hari Jum’at mereka tidak pernah absen untuk datang kerumah Bupati. Mereka datang dari berbagai pangkalan becak yang ada di Klaten. Seperti Matahari, Pasar Srago, Terminal Klaten, Perempatan Bendo Gantungan, Stasiun, pasar Ngepos dan lainnya. Sementara para tuna wisma datang dari berbagai kampung seputran Klaten.
Puluhan Tuna wisma duduk menunggu "jatah" Rp 10 ribu dari Bupati
“Lumayan mas. Walau nunggu berjam jam tidak masalah yang penting dapat uang untuk sekedar beli beras 1kg. Mau narik ya sepi mas, sekarang becak kalah dengan motor. Sehingga sehari paling banter hanya bisa membawa pulang uang Rp 20 sampai 30 ribu”, ujar Mak’onah tukang becak asal Klaten Selatan. Hal sama diamini oleh mbok giyem (59) yang biasanya mangkal di seputaran pasar gede Klaten dan Matahari. (tev) 
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...