Bulan Puasa Pancingan Galatama dan Sungai Di Klaten Diserbu Pemancing Tiban.

Sendiri diatas getek ditengah Rowo sudah biasa dan asyik
Klaten Mattanews.com -  Memasuki bulan puasa banyak cara dilakukan warga untuk menunggu waktu buka puasa dengan berbagai kegiatan. Bagi yang punya pekerjaan atau nganggur mereka tetap melakukan aktivitasnya atau bersih bersih rumah menyambut Idul Fitri. Namun bagi mereka yang punya hobi mancing puasa adalah waktu yang tepat untuk beraktivitas sebulan penuh sambil menunggu berbuka puasa. Akhirnya hampir semua arena pancingan di Klaten seperti waduk Rowo Jombor, sepanjang sungai Dengkeng dan sungai lainnya di Klaten , kolam pemancingan dan arena pancingan Galatama dipenuhi pemancing dari pagi hingga malam hari.


Waduk Rowo Jombor yang ada di Desa Krakitan Kecamatan Bayat, Klaten Jawa Tengah salah satu lokasi pemancingan umum terfavorite di Klaten nyaris tak pernah sepi dari pemancing. Ratusan pemancing dari berbagai daerah tumplek blek berjejer disepanjang biir waduk dan ditengah waduk mencba mencari ikan Nila dan betutu yang memang menjadi ikan primadona waduk. Dari pagi hingga kembali pagi mereka asyik mancing. Bahkan tak sedikit pemancing yang nekad membuat tenda dipinggir waduk atau tidur diatas getek ditengah waduk demi mencari ikan besar
tak ada alasan untuk tidak mancing di bulan puasa
“ Lumayan mas, bisa buat lawuh buka puasa dan sahur bersama keluarga. Sehari mancing kalau lagi mujur bisa bawa pulang ikan 3 sampai 6 kilo walau kecil kecil”, ujar Narimo beserta 4 rekanya pemancing asal Sukoharjo yang mengaku sudah dua hari satu malam mancing dirowo. Selain di waduk para maniak mancing juga memadati beberapa kali di Klaten yang dianggap banyak ikannya. Seperti sepanjang sungai Dengkeng yang membentang mulai dari Bayat Klaten hingga Kecamatan Wonosari dan Juwiring, sungai di Kalikebo, sungai Kalikuning dan masih banyak lagi. Mereka mencoba mengadu nasib sekaligus berekreasi sambil menunggu kumandang adzan maghrib.

Mancing di tempat bebas seperti sungai dan Rowo memang punya keasyikan tersediri. Mereka bebas kapan saja datang tanpa harus dibatasi wajtu. Bahkan tak sedikit pemancing yang rela tidur di sungai atau rowo. Umpan mancing di sungai liar biasanya memakai pelet, cacing, atau lumut. Sedang untuk mancing di galatama umpan lebih variatif. Misalnya jadah, kacang presto, pepes tombro, kluwak, roti, uler, telur patin dan masih banyak lagi
sungai kecilpun jadi sasaran hobi mancing
Tak kalah ramainya, pemancingan Galatama di Klatenpun diburu dan dipenuhi pemancing. Tiap hari pemancingan galatama tak pernah sepi pengunjung. Salah satunya pamacingan galatama Bawal BATAVIA STREAXS yang ada di Bendo Baru, Selatan terminal Bus Klaten. Pancingan ini tak pernah sepi sepanjang hari. Buka 4 kali sehari selalu full pengunjung.

Pancingan Galatama Bawal memang beda dengan pancingan bebas. Disini tiap peserta mancing harus merogoh kocek Rp 15 ribu sekali mancing plus minum. Waktu mancing hanya diatasi 1 jam dalam satu sesion. Dalam sistim yang sifatnya semi perlombaan ini,ikan tidak dibawa pulang namun akan dipilih pemenang atau juara
Kolam pancingan BATAVIA Streaxs Klaten
Perhitungan biasanya dilakukan berdasarkan besar ikan yang diperoleh serta jumlah berat keseluruhan ikan yang didapat oleh setiap peserta. Bagi pemancing yang mampu mengangkat ikan paling berat berhak sebagai juara pertama . sedang juara kedua bagi mereka yang berhasil memperoleh omzet terberat dari keseluruhan ikan yang diperoleh.

“Mancing Galatama lebih enjoy mas. Karena kita nggak perlu bawa pulang ikan. Kalau beruntung dapat juara satu atau master bisa bawa pulang hadiah berupa sejumlah uang. Yang jelas lebih asyik karena sebentar sebentar umpan kita disambar. Dan puasnya saat menarik ikan besar”, ujar H. Melok pemancing asal Kalikotes yang selama ini dikenal sebagai Raja Master kolam Galatama di Klaten dan sekitarnya
Sesha strekers cilik asal Klaten yang handal
Mancing Bawal di BATAVIA Streaks memang mengasyikan. Pemancing dimanjakan karena tidak perlu repot repot melepas ikan. Petugas kolam akan datang menghampiri anda untuk menjaring dan melepas ikan dari mata kail jika anda mendapat ikan. Makan dan minumpun disediakan dan diantar tanpa anda harus pindah dari tempat duduk.

“Anda penasaran dan penggemar tantangan streak ikan ganas, silahkan datang kesini, anda akan mendapatkan sensasi tarikan bawal yang penuh tantangan”, ujar Den baguse Panjul pengelola pancingan Galatama BATAVIA STREXS.(get)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...