Bayu Aji P Dan Asri Nurcahyaningrum Putra Putri Lurik 2015 Nasional

Bayu dan Asri usai menerima tropy Juara Pertama Putra/putri Lurik 2015
Klaten mattanews.com
– Bayu Aji Prasetyo (20) dan Asri Nurcahyaningrum (19) berhasil keluar sebagai pemenang pertama dan dinobatkan sebagai putra dan putri Lurik 2015 pada acara pemilihan putra putri lurik 2015 yang diadakan Disbudparpora Klaten Jawa Tengah. Puncak pemilihan putra putri lurik 2015 digelar di aula pendopo Pemkab Klaten sabtu malam (6/6). Pada acara Grand Final tersebut diikuti sepuluh pasang putra putri yang bersal dari berbagai daerah seperti Jojakarta, Solo, Jakarta, Purwokerto, Sumatra bahakan Kalimantan.

Bayu Aji Prasetyo (20) dan Asri Nurcahyaningrum dinobatkan sebagai pemenang, setelah berhasil mengalahkan 10 finalis lainnya. Bayu Aji Prasetyo peserta yang berasal dari Wonogiri. Sementara Asri Nurcahyaningrum merupakan putri asal Sukoharjo. Keduanya berhasil menyisihkan 62 kontestan yang berasal dari berbagai daerah sejak penyisihan babak pertama. Selain tropi para pemenang juga berhak mendapatkan bonus hadiah 5 juta rupiah dari Bupati Klaten Sunarno.

Bupati Klaten Sunarno, SH, Mhum yang hadir dalam acara Grand Final mengaku kagum dengan acara tersebut. Sunarno berharap selain kain lurik, para pelaku usaha di bidang lurik akan tambah berkembang. Kedepan Sunarno akan menghimbau PNS dan pelajar untuk memakai lurik yang dulu sempat jaya di era tahun 80an.

“Saya berharap kedepan lurik Klaten yang pusatnya di Pedan mampu bergeliat kembali. Dan para pengusaha dan pengerajin lurik akan kembali hidup dan berkembang. Untuk itu kedepan, kita akan himbau para pelajar dan PNS untuk mengenakan lurik minimal sehari dalam seminggu. Karena itu dengan adanya event ini kita berharap target dapat dipercepat, dalam rangka menggiatkan lurik untuk seragam sekolah dan PNS,” ungkap Sunarno.
Joko "Cipta Ria" Wiyono Ka Disbudparpora Klaten
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Klaten, Joko Wiyono, S.Sos,MM mengaku senang dan puas atas suksesnya acara tersebut. Menurut Joko hadirnya peserta dari berbagai daerah, merupakan bukti lurik masih menjadi tren busana masa kini dan event yang digelar cukup berbobot dan bertaraf Nasional.

“Hadirnya peserta dari beragai daerah di Indonesia seperti jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Jogya, Sumatra bahkan kalimantan, membuktikan even yang kita gelar memiliki bobot dan gaung Nasional. Disamping itu even ini membuktikan jika Lurik masih menjadi salah satu tren mode pakaian masa kini dan sudah mendapat pegakauan”, ujar Joko yang juga seorang manajer Intertaiment Cipta Ria.

Event pemilihan putra putri lurik digarap Asosiasi Duta Wisata Kabupaten Klaten (Adwindo). Dengan adanaya event tersebut Joko berharap pengrajin lurik di Klaten akan hidup lagi dan berkembang baik seperti 20 tahun lalu. “ Saya sangat senang, peserta yang hadir tidak hanya dari Klaten saja.  Ada yang berasal dari Purworejo, Sukoharjo, wonogiri, Jogjakarta, Sumatera bahkan Tarakan. Artinya orang dari luar Klaten juga senang dengan lurik. Saya yakin melalui event ini akan berpengaruh bagi dunia usaha lurik Klaten. Kita ingin lurik Pedan Klaten bisa mendunia, tidak hanya dikenal di Klaten,” ungkap Joko.

Terpisah, Ketua Asosiasi Duta Wisata Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menyatakan positip dan mendukung penuh acara tersebut. Pria yang juga duduk di kursi wakil rakyat di Klaten ini optimis promosi lurik akan lebih luas, apalagi pemenangnya berasal dari luar Klaten. “Pemenang yang berasal dari luar Klaten justru berindikasi positif. Karena dengan tampilnya mereka sebagai juara promosi Lurik Klaten akan lebih luas. Secara tidak langsung mereka ikut mempromosikan lurik di daerah mereka masing-masing,” Ungkap Hamenang.(ndi/tev)

Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...