Bawa 200 Ribu KTP, Polo Dirgantara Maju Pilkada Klaten Jalur Independen.

Polo Dirgantara Saat menyerahkan berkas pada Ketua KPUD Klaten
Klaten Mattanews.com – Head to Head dalam Pilkada Klaten tahun 2015 yang akan digelar 9 Desember mendatang antara Koalisi ADI JAYA dan PDI Perjuangan cs, tampaknya tidak akan terjadi. Hari terakhir pendaftaran calon Bupati dan calon Wakil Bupati Klaten 2015 jalur independen, Pasangan Polo Dirgantara (K.R.A.T Supo Hadinegoro) dan Drs. Joko Suyono, MA, MFP datang ke kantor KPU untuk mendaftar Pilkada lewat jalur Independen.


Senin (15/7) pasangan yang mempunyai visi “Nata Kutho, mbangun Desa” pada Pilkada Klaten 2015 tersebut tiba di Kantor KPUD Klaten sekitar jam 15.30.  Selain membawa tim pemenangan, Pasangan tersebut juga membawa dokumen-dokumen sebagai syarat pendaftaran  yang diangkut dalam beberapa mobil. Jika dalam ferifikasi dan seleksi berkas persyaratan tidak ada masalah, maka bisa dipastikan mantan Kepala Desa Taji Prambanan ini akan meramaikan bursa Pilkada mendatang. Dan secara matematika politik hal ini sangat menguntungkan partai PDI Perjuangan dalam memenangkan calon yang akan diusung nanti.


Tibanya di Kantor KPUD Klaten, tim pemenangan Polo langsung menyerahkan dokumen yang disyaratkan. Hal tersebut mengacu pada keputusan KPU Klaten nomor 13/Kpts/KPU-Kab/012.329461/2015 yang menyebutkan dukungan calon perseorangan (independent) sebagai syarat pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Klaten dalam Pilbup 2015 Sekurang-kurangnya adalah 82.861 (6,5 % jumlah penduduk Klaten) dan tersebar sekurang-kurangnya pada 14 kecamatan yang ada di Klaten.


Hal ini tampaknya bagi Polo bukan perkara yang sulit. Karena menurut Polo Dirgantara, Timnya yang telah bekerja sejak Januari lalu berhasil mengumpulkan 200 ribu dukungan KTP. “ Sejak Januari lalu saya dan tim terus bekerja. Dan kerja keras tersebut terbayar sudah. Atas rahmat Tuhan dan dukungan warga, hingga saat ini sudah ada 200 ribu lebih dukungan mengalir ke saya dari 26 kecamatan di klaten. Dan Insya Allah persyaratan tersebut melebihi target yang ditentukan KPU”, ujarnya.


Lebih lanjut mantan Kepala Desa Taji, Prambanan tersebut menjelaskan Tim pemenangannya sudah bergerak melakukan pemetaan kader di 26 kecamatan sejak Januri 2015. Bahkan saat ini Kordes (koordinator desa) dan Korcat (koordinator kecamatan) sudah terbentuk dan mulai bekerja. “ Selama ini saya hanya menekankan pada warga untuk menumbuhkan rasa keihlasan dalam membangun Klaten. Dan cara itu cukup efektif dalam menujang program kerja saya selama ini ”. Jelas Polo Dirgantara.


Sementara itu Ketua KPUD Klaten, Siti Farida .menjelaskan foto kopi KTP dan nama nama dukungan itu dituangkan dalam bentuk daftar nama dan dukungan, Jumlah harus sama dengan dukungan KTP. “Jika Jumlah dukungan yang diserahkan kepada KPUD Klaten kurang dari syarat minimal langsung dianggap tidak memenuhi syarat dan proses tidak dilanjutkan lagi,” jelas Siti Farida.


Lebih lanjut Siti Farida menjelaskan setelah penerimaan berkas pendaftaran tersebut KPU langsung akan melakukan cek dokumen. Jika jumlah dukungan tersebut memenuhi persyaratan, baru dilaksanakan tahapan berikutnya yakni, cek kegandaan. “Cek kegandaan ini Bisa berarti dua, yaitu 1 orang mendukung lebih dari 1kali,  atau satu orang mendukung lebih dari 1 pasangan calon. Untuk mengecek kegandaan itu Kita sudah siapkan aplikasinya,” pungkas Siti Farida.(ndi/get)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...