SK K2 Klaten Akhirnya Turun. 1 Undangan Harganya Capai Rp 500 ribu.

penyerahan SK K2 di Pendopo RSPD Klaten
Klaten mattanews.com - Setelah ditunda beberapa kali, ahirnya Sebanyak 761 tenaga honorer kategori II (K 2) menerima SK (Surat Keputusan). SK itu diberikan kepada 761 honorer K 2 pada Jum’at (8/5) dalam  agenda Penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Dan Penempatan CPNS Kabupaten Klaten Formasi Tahun 2013 & 2014 Dari Tenaga Honorer Kategori ll yang digelar di Gedung Sunan Pandanaran Klaten pada Jum’at (8/5). Namun dari kegembiraan tersebut ada sedikit rumor tak sedap dimana dari 761 undangan yang diterima para penerima SK, mereka harus “membayar” Rp 500 ribu saat mengambil undangan.

Beberapa sumber kepada mattanews menjelaskan, surat undangan tersebut disebar per kecamatan atau per wilayah diserahkan pada koordinator atau petugas yang ditunjuk. Oleh oknum inilah undangan tidak diserahkan langsung ke alamat penerima, melainkan mereka diminta datang kerumah petugas untuk mengambil undangan. Saat mengambil undangan inilah diduga mereka “harus membayar” dengan tarif sekitar Rp 500 ribu. Seperti yang diutarakan salah satu penerima SK K2.   

"Kami menduga ada permainan dalam proses penyerahan undangan K2 saat dilapangan. Karena jika memang mau transparan, seharusnya penerima diminta mengambil dikantor atau diantar petugas ke alamat penerima. Tapi yang terjadi dilapangan, para penerima SK diminta datang kerumah petugas. Ada apa dibalik semua ini", ujar sumber.

PLT Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), jaka Sawaldi menjelaskan ada 764 tenaga honorer K 2 yang menerima Surat Keputusan Pengangkatan dan Penempatan. Tetapi karena ada yang sudah meninggal dunia dan ada yang belum selesai prosesnya, pada kesempatan itu hanya 761 tenaga  honorer K2 yang menerima SK pengangkatan dan penempatan. “Karena ada 2 penerima SK telah meninggal dunia dan 1 penerima SK masih ditunda karena sedang dalam proses pencocokan data, maka saat ini sebanyak  ada 761 tenaga honorer K 2 yang menerima Surat Keputusan dan Penempatan,” Jelas Jaka Sawaldi.

Ditanya lebih lanjut terkait satu nama yang sedang ditunda pemberian Surat Keputusan pengangkatan dan Penempatannya, Jaka Sawaldi menjelaskan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang bersangkutan sudah turun, tetapi sedang dilakukanya pencocokan tanggal lahir.“Satu nama itu masih ada proses pembenahan, kita sedang mencocokkan tanggal lahir.
Sebenarnya NIP nya sudah turun, tapi kan masih ada yang dibenahi kaitannya dengan tanggal lahir,” Ungkap Jaka.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Klaten, Sunarno mengucapkan terimakasih atas kinerja, dedikasi yang diberikan para tenaga honorer K 2 selama ini dan yang telah ikut andil besar dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Kabupaten Klaten. Bupati juga mengapresiasi kesabaran dalam menanti SK. Tidak lupa Sunarno juga meminta maaf karena rencana pemberian SK yang dijadwalkan akan dilaksanakan Senin kemarin juga tertunda karena ada kunjungan presiden.
Bertahun tahun menunggu akhirnya turun juga
“Bukan berarti mengesampingkan Bapak Ibu semua, saya minta maaf karena mungkin Bapak Ibu wis krungu sriwing sriwing, tapi kok rasido. Karena saat itu ada kunjungan dari Bapak Presiden, maka ditunda dulu. Sebenarnya saat itu saya bisa saja mewakilkan untuk penyerahan SK ini, makanya baru bisa dilaksanakan hari ini. karna saya ingin melihat wajah wajah gembira bapak ibu semua,” Ungkap Sunarno.

Lebih lanjut Sunarno berharap, para penerima SK akan memberikan pelayanan yang terbaik. “Harapan saya, Bapak Ibu semua mau memberikan pelayanan yang terbaik. Tetap rajin dan jangan menurun kinerjanya. Jangan malah memberikan contoh yang tidak baik,” ujarnya.(ndi/get)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...