Setelah Dinilai Tim Pusat dari jakarta.TK Kristen Kridawita Klaten Optimis Juara Nasional.

TK Kristen Kridawita Klaten Jawa Tengah
Klaten mattanews.com
– TK Kristen Kridawiata Klaten Jawa Tengah mewakili sekolah TK se Jawa Tengah dalam lomba sekolah sehat (LSS) tingkat Nasional. Jum’at (29/) tim penilai dari Jakarta yang terdiri dari 4 kementrian yakni Dekdikbud, Kemenag, Depdagri dan Kesehatan dipimpin langsung Suyadi Mpd selaku ketua tim penilai dari pusat. TK Kristen Kridawita mendapat penaailaian paling akhir setelah tim melakukan penilaian sekolah se Jawa Tengah meliputi 22 TK, 26 SMP, 27 SD dan 25 SMU/SMK. Namun demikian walau paling akhir mendapat penilaian, namun sekolah ini yang pertama memiliki harapan keluar sebagai juara I tingkat Nasional.

“Kami cukup puas dan bangga dengan yang kami lihat secara langsung disekolah ini. Baik dari penataan ruang kelas, kebersihaan, metode belajar, kekompakan guru, kesehatan lingkungan serta administrasi perkantoran termasuk ruang kepala sekolah. Apa yang disampaikan oleh para guru disini dapat langsung kitaa buktikan tanpa ada kesan semua persiapan dilakukan secara instan. Maka bukannya menjanjikan, tapi ada harapan besar sekolah ini masuk nominasi juara”, demikian ditegaskan Suyadi disela sela melakukan penilaian ruang kelas murid. 
Suyadi MPd dan tim Penilai dari Pusat saat melakukan penilaian di ruang kelas
Hal sama disampaikan Kepala UPTD Klaten Tengah H.M. Isnaeni yang mengaku salut dengan sistim dan metode belajar mengajar yang ada di TK Kristen Kridawita, dimana kebersihan, kesehatan dan tata tertib sekolah benar benar dijaga dan diutamakan. Seperti misal dalam lingkungan sekolah baik guru dan siswa diharuskan melepas alas kaki, karena semua lantai sekolah baik halaman dan ruang kelas semua bersih dan sehat.

“ Sekolah ini bisa kita jadikan sebagai sekolah percontohan di Klaten dan sekitarnya. Sebagai sekolah sehat TK Kristen Kridawita sudah sangat memenuhi persyaratan. Karena prestasi tersebut sekolah ini  layak mendapat penghargaan atau juara. Dan saya berharap Kridawita bisa tampil sebagai juara di tingkat Nasional”, tegasnya.
H.M. Isnaeni SPd Kepala UPTD Pendidikan Klaten Kota
TK Kristen Kridawita, selama ini memang dikenal sebagai salah satu TK favorite di Klaten, sehingga   
 dalam setiap tahun ajaran baru sekolah ini overload dalam penerimaan siswa. Seperti saat tahun ajaran baru ini. Dimana dari 75 kursi yang disediakan sudah ada 80 pendaftar, padahal watu pendaftaran masih panjang dan belum ditutup.

Kepala Sekolah TK Kristen Kridawita Dewi Purwaningtyas SPd kepada mattanews menjelaskan Saat ini jumlah murid ada 126 siswa yang kita bagi menjadi dua kelompok. Kelompok A TK kecil usia 4 – 5 tahun ada 76 siswa dan kelompok B usia 5 – 6 tahun sebanyak 50 siswa. Untuk tahun ajaran baru direncakan akan menerima 75 siswa. Walau saat ini sudah ada 80 siswa yang mendaftar.
Kepsek TK Kristen Kridawita Dewi Purwaningtyas Spd
“Kami memiliki 12 tenaga pengajar yang cukup profesional dibidangnya, dimana setiap guru bertugas mengawasi dan membimbing 12 murid. Dengan metode atau sistim belajar mengajar dengan mengetrapkan pola sentra, maka setiap guru diharuskan memiliki kreativitas dan inovasi segar dalam setiap mengajar minimal mampu menciptakan 7 aneka permainan belajar. Sehingga siswa tidak jenuh dan perkembangan otak anak tumbuh dengan baik dan mampu, berkreasi serta memiliki imajinasi yang tajam”, ujarnya.

Ada 6 sentra di TK Kristen Kridawita. Mulai sentra seni, balok, memasak, sentra bahan alam, sentra peran dan sentra persiapan pengenalan dan mengajarkan membaca. Tiap siswa dalam kegiatan belajar kesehariaanya akan mengikuti setiap sentra secara bergantian sesuai hari masuk sekolah. Misalnya hari Senin siswa masuk di sentra seni, maka hari Selasa dia akan masuk di sentra balok dan seterusnya. Sehingga dalam seminggu setiap kelas akan mengikuti proses belajar di enam sentra yang ada.
Siswa dan guru saat nyanyikan hyme UKS dihadapan yuri dan tamu undangan
Masalah tata tertib, kesehatan, kebersihan dan prestasi disekolah ini memang sangat diutamakan. Selain alas kaki harus dilepas, hampir disetiap sudut ruang ada tempat cuci tangan berikut perangkat lainnya seperti sabun dan handuk. Siswa dibiasakan selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegitan apa saja, termasuk makan, atau usai bermain. Pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan kuku setiap minggu hingga masalah pembiasaan makan sayur serta kesiapan kesehatan fisik sebelum belajar menjadi menu pokok disekolah ini. Sementara halaman yang luas dengan berbagai fasilitas bermain untuk anak, membuat anak mampu tumbuh berkembang dengan baik, termasuk keberadaan kantin yang menu makananya selalu dipantau oleh sekolahan,
Suasana ruang kelas anak di sentra balok
Dalam hal prestasi, sekolah ini sudah tidak diragukan lagi. Berbagai presatsi tingkat Nasional diraih anak anak TK Kridawita. Seperti paduan suara, marcing band, teater, vokal dan masih banyak lagi. Semua prestasi tersebut tak lepas dari peran serta semua guru, orang tua wali dan sponsor utama penyandang dana sekolah bapak Edi Amigo yang selama ini total mencurahkan perhatiannya di dunia pendidikan Klaten, khususnya TK dan SD Kristen Kridawita Klaten.
Edi Sulistiyanto Tokoh Klaten yang peduli di dunia pendidikan anak.
“Saya tidak bisa berbuat apa apa untuk bangsa ini. Yang dapat saya lakukan hanya usaha kecil ikut mencerdaskan anak anak di sekolah ini agar nantinya dapat menjadi  calon generasi penerus bangsa yang  memiliki pendidikan, kepandaian, dan jiwa kepribadian kebangsaan yang kuat untuk mengisi dan meneruskan cita cita leluhur para pahlawan kita”, ujar Edi Sulistiyanto yang juga Pemilik Amigo Group. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...