Razia Tertib lalu Lintas Gabungan di Klaten, Tindak 109 Pelanggar


Kasat Lantas Polres Klaten AKP Kemas, terjun langsung di lapangan.

Klaten mattanews.com - Tim gabungan dari Polres Klaten Jawa Tengah, Dinas Perhubungan, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Klaten kembali menggelar razia gabungan di Sub terminal Karang Delanggu, Rabu (27/5). Dalam agenda yang digelar Mulai jam 9 pagi tersebut para pelanggar langsung dihadiahi ritual sidang di tempat oleh petugas dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Klaten. Dalam oprasi tersebut berhasil ditindak 109 pengendara dari berbagai pelanggaran.


Selain memonitor kegiatan, Kasatlantas Polres Klaten AKP Kemas juga nampak terjun langsung untuk memeriksa kelengkapan pengendara. Selain memberikan teguran, mantan Kasatlantas Polres Pekalongan tersebut juga tak lupa memberikan nasihat serta himbauan berkendara yang benar dan aman, misalnya cara mengenakan helm serta penggunaan spion yang benar bagi pengendara motor.

Lebih lanjut AKP Kemas menjelaskan terhitung sejak 27 Mei sampai dengan 9 Juni 2015, sesuai agenda Operasi patuh Candi 2015, pihaknya akan melakukan razia terutama di daerah yang rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Dari hari ini sampai 14 hari ke depan kita akan menggelar operasi patuh candi 2015. Kita laksanakan penindakan di tempat bagi pelanggaran yang dilakukan. Kegiatan ini kami fokuskan ditempat rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Harapannya tingkat pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas akan  berkurang serta terciptanya Kamsertibcarlantas yang kondusif khususnya di wilayah Kabupaten Klaten menjelang operasi ketupat pada Hari Raya Idul Fitri mendatang,” jelas AKP Kemas.

Sementara itu Baur Tilang Polres Klaten, AIPTU Widodo menjelaskan kegiatan razia gabungan tersebut juga merupakan agenda rutin yang  dilaksankan Polres Klaten bersama instansi terkait dalam rangka meminimalisir angka kecelakaan serta mengurangi jumlah muatan. Dalam operasi tersebut, Petugas berhasil menilang 84 pelanggar dengan berbagai macam pelanggaran mulai dari jenis kendaraan, kelengkapan surat (SIM dan STNK), serta kelengkapan kendaraan.

Sedang dari Dinas perhubungan menilang 25 pelanggaran dari KIR dan batas muatan (tonase) yang melebihi ketentuan. “Kegiatan sidang di tempat ini merupakan agenda rutin bulanan sesuai instruksi dari Ditlantas Polda Jateng. Selain mengurangi angka kecelakaan, kegiatan ini juga untuk mengurangi muatan yang notabene mengakibatkan kerusakan jalan,” Jelas AIPTU Widodo.(ndi.get/now)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...