Politik Adalah Pilihan. Dan Saya Memilih Agung Laksono Apapun Resikonya.

Sunarto.Sh.Mhum

Klaten mattanews.com -  Golkar Klaten terbelah menjadi dua. Golkar versi Munas Ancol dibawah komando Hengki Asnari Salim dan dan Golkar Munas Bali yang dikomandani Drs.H.Anang Widayaka. Yang menarik untuk dicermati adalah nama nama pengurus yang masuk dalam daftar pengurus struktural partai, dimana banyak “teman - teman” Anang Widayaka yang membelot dan bergabung ke kubu Hengki. Salah satu nama yang cukup dikenal ialah Sunarto. SH.Mhum pengusaha asal Delanggu yang juga anggota fraksi Golkar di DPRD Klaten.

“Politik adalah pilihan mas. Dan saya memilih gabung ke kubu Agung Laksano karena meyakini kebenaran yang dilakukan pak Agung dalam menyelamatkan partai Golkar dari kehancuran. Lahirnya surat keputusan Mahkamah partai yang sifatnya final dan mengikat serta keluarnya surat dari kemenhunkam adalah landasan kita untuk berjuang menyelamatkan partai. Dan secara pribadi saya siap dengan pilihan saya terlepas apapun resiko yang akan saya hadapi nanti”, demkian tegas Sunarto saat bincang sore dengan mattanews dirumahnya kawasan Delanggu.

Ketika disinggung hubungannya dengan rekan rekan golkar yang sampai saat ini masih tetap ada di kubu Munas Bali, dengan tegas Sunarto mengatakan semua berjalan seperti biasa tidak ada perubahan sedikitpun. Menurutnya dalam berpolitik adalah hal biasa ketika suatu saat berbeda pandangan dan sikap politik. Dan perbedaan itu jangan dimaknai sebuah permusuhan atau konflik.

“Saya dengan mas Anang, pak tarmuji, mas Setiawan dan yang lain baik baik saja, tidak ada masalah. Jika saya saat ini ada di Golkarnya pak Agung karena saya punya prinsip dan keyakinan sendiri. Perbedaan saat ini adalah dinamika politik dan saya tetap menghormati dan mencintai mereka karena mereka adalah guru saya yang patut saya teladani”, ujar Sunarto yang hingga saat ini masih tercatat sebagai wakil ketua DPD Golkar Klaten versi mas Anang Widayaka.

Menyikapi adanya dua Golkar di Klaten dan persiapan menghadapi Pilkada Klaten yang waktunya sudah semakin dekat, ketua Baleg DPRD Klaten ini menegaskan, Golkar Klaten tidak pernah konflik dan siap menghadapi Pilkada.” Jika kemarin mas Anang dan rekan rekan masuk dalam koalisi AD1 Jaya, itu adalah sikap politik beliau yang tetap kita junjung tinggi. Yang jelas untuk Golkar yang saya ikuti saat ini, kita akan membuka pendaftaran Balon Bupati dan siap berkoalisi dengan partai manapun juga, termasuk dengan PDI Perjuangan”, ujarnya.(aivatab)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...