Rakyat Klaten Jawa Tengah Butuh Pengobatan Gratis

petugas kesehataan tengah memeriksa pasien tidak mamapu

Klaten mattanews.com - Resespon masyarakat terhadap program pelayanan kesehatan gratis “Klaten Sehat” dari Rumah Sakit Cakra Husada (RSCH) Klaten terbilang cukup baik dan semakin meningkat. Pasalnya, target pelayanan bakti sosial (baksos) di tahun 2015 sudah terlampaui pada akhir Mei ini.
 “Tahun ini kami mentargetkan sekitar 50 kali kegiatan baksos pelayanan kesehatan gratis. Ini merupakan respon positif dari masyarakat terhadap program CSR RSCH,”ungkap Manager GA RSCH Klaten Muhammmad Joko Susanto, Selasa (26/5).

Dikatakan program Klaten Sehat ini meliputi sub kegiatan kampung sehat, sekolah sehat, karyawan sehat dan pasar sehat seperti yang saat ini dilakukan di pasar Cokro Kembang Kecamatan Tulung bersama Humas Pemkab Klaten.

“Tujuan kegiatan di pasar ini untuk mensosialisasikan kewaspadaan karena pada musim pancaroba ini biasanya berpotensi DB. Disamping itu pihak rumah sakit ingin memberikan pelayanan kepada warga dan pengunjung pasar,” jelasnya.

Joko menambahkan, menanggapi banyaknya permintaan pelayanan kesehatan kepada RSCH, pihaknya mengaku manajemen akan berusaha untuk memenuhinya.“Selama ada permintan dari warga dan bisa diagendakan, kita penuhi permintaan masyarakat. Meski target tahun ini sudah terlampaui,” imbuhnya.

Camat Tulung, Rohmat Sugiyarto menyambut baik kegiatan baksos yang dilaksanakan Humas Pemkab bersama dengan RSCH ini. Sejauh ini di wilayah Tulung tidak ditemukan warga yang meninggal karena DB, namun setiap pelaksanaan rapat koordinasi kami selalu memberikan himbauan kepada para Kepala Desa untuk menggerakkan warganya masing-masing melakukan gerakan 3M untuk mengantisipasi serangan DBD.

“Kami tidak pernah menyebut daerah tertentu sebagai endemic atau bukan. yang penting 18 Kepala Desa di daerahnya selalu aktif menggerakkan warganya membersihkan lingkungan,” pungkasnya. (pras/get/nur)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...