Kepala Dipertan Klaten,Jawa Tengah Mbeler, Komisi 2 DPRD Ngamuk.

Kepala Dipertan Klaten Wahyu.P. (foto dok Jibi)
Klaten mattanews.com - Anggota komisi 2 DPRD Kabupaten Klaten dibuat berang oleh Kepala Dinas Pertanian Klaten, Wahyu Prasetyo. Pasalnya Wahyu selalu mangkir ketika dipanggil komisi 2. Seperti yang terjadi Senin (18/5), Wahyu kembali absen ketika komisi 2 meminta kehadirannya dalam agenda dengar pendapat.

Kabid Perikanan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Klaten, Wisnu Wijaya Putra yang nampak hadir dalam agenda dengar pendapat dengan komisi 2 itu tidak mau berkomentar banyak ketika mattanews.com menanyakan ketidakhadiran kepala Dispertan. “mungkin bapak sedang di Gondang,” ungkap Wisnu sesaat setelah keluar dari ruang komisi 2 DPRD kabupaten Klaten.

Hamenang Wajar Ismoyo dan Abriyanto Tri Nugroho, aggota komisi 2 dari PDI Perjuangan dan Partai Demokrat tidak bisa menyembunyikan kekecewaanya. “Mungkin dipikire ngadepi komisi 2 kui cukup wakil opo kabid’e, atau mungkin beliau lebih mementingkan yang sifatnya ceremonial,” ungkap Hamenang dan Abriyanto di depan ruang komosi 2 setelah agenda dengar pendapat dengan Dinas Pertanian Kabupaten Klaten.

Ketua komisi 2 DPRD Klaten, ir Tugiman sangat menyayangkan kejadian ini. Wakil rakyat yang berasal dari PDI Perjuangan tersebut tidak mengerti kenapa Kepala Dinas pertanian tidak berkenan hadir. “Dengar pendapat itu kan penting dan macam-macam. Yang berkembang dilapangan kan kita juga berhak tau. Ya mungkin dia menganggap lebih penting yang lain kan kita gak tau. Tingkat keurgenan dia kan kami juga gak tau,” ungkap Tugiman.

Sementara itu Wahyu, Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Klaten saat dihubungi lewat telepon menjelaskan bahwa dirinya sedang menghadiri rapat yang tidak bisa diwakilkan. Terkait rapat dengar pendapat dengan komisi 2, Wahyu menjelaskan telah mewakilkan sekretaris dinas dan juga semua Kepala Bidang (kabid) di Dinas Pertanian.

“Saya tadi pagi sebelum dimulai rapat dengar pendapat, saya sudah mewakilkan. Karena harus hadir secara pribadi dalam rapat forum musyawarah produksi gula di PD Gondang baru. Kepala Dinas Pertanian tidak boleh mewakilkan. Tapi yang di komisi 2 karena undanganya itu biasa karena hanya dengar pendapat, saya  mewakilkan komplit mulai dari sekretaris distan dan semua kabid. Ternyata memang ada informasi komisi 2 ketua dan anggotanya mengharapkan ditunda saja. Nanti saya usahakan karena kaki saya Cuma 2, tangan 2, dan kepala satu dan saat ini ada 4 acara yang harus saya datangi”, ujarnya
Rapat dengar pendapat dengan DPRD. suasana lesu seperti ini sudah biasa
Sementara itu beberapa sumber menjelaskan kepala dinas Pertanian Klaten memang dikenal sombong dan arogan.  Yang bersangkutan jarang hadir dalam pertemuan penting lebih banyak mewakilkan pada stafnya. Hal sama juga dilakukan saat akan dikonfirmasi wartawan. Biasanya yang bersangkutan sudah memberi kode terlebih dahulu pada anak buahnya, sehingga awak media sulit untuk bertemu.”Mungkin beliau merasa sudah merasa menjadi pejabat eselon II jadi agak minta dihormati”, ujar sumber di Dipertan. (ndi/get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...