K2 Klaten Jawa Tengah Amburadul

salah satu penerima SK K2 yang keliru tengah protes ke BKD Klaten

Klaten mattanews.com - Senin pagi (11/5) ruang Badan Kepegawaian Daerah (KBD) di komplek gedung perkantoran Pemda yang berada di jalan Pemuda selatan Klaten, Jawa Tengah, ramai di geruduk puluhan pegawai honorer golongan 2 (K2) yang baru saja menerima SK tugas Jum’at kemarin. Mereka datang untuk mengadukan kesalahan dalam penulisan di Surat keputusan dan penempatan. Kesalahannya beraneka ragam, mulai dari kesalahan penempatan, penulisan golongan, penulisan instansi dan lain lain.

Kabid Pengembangan Badan kepegawaian Daerah Klaten Sutopo menjelaskan, aduan dan revisi dari tenaga honorer K2 ditampung dan diterima untuk kemudian disikapi. “ini mungkin data dari usulan, kita sudah melaporkan ke sana (pusat) tapi yang keluar data lama lagi. Besok kita akan konsultasikan ke BKN,” Jelasnya.

Kesalahan penulisan penempatan instansi menimpa salah satu pegawai administrasi yang bekerja di puskesmas Cawas. Tenaga honorer K2 yang sudah mengamdikan diri sejak tahun 1998 itu mengurus revisi terkait penempatan instansi. Dalam SK yang diterimanya, tercatat bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan, Seharusnya bekerja di puskesmas, ditulis dalam instansi Dinas kesehatan

Selain kesalahan penulisan instansi, hadir juga salah satu guru Sekolah Dasar yang mengadukan kesalahan penulisan golongan. Jebolan S1 Universitas Negeri Surakarta (UNS) dalam SK ditulis lulusan SMA jurusan IPS. Sementara untuk golongan ruang ditulis II/a. “Saya kan lulusan S1, Saya masuk di SD 1 klaten sudah skripsi bab 3, semestinya minimal masuk golongan III. Dan di SK iniditulis pendidikan SMA dan masuk golongan II/a,” jelas Cahya.

Walau tidak berdampak pada kerugian material, namun banyak pihak yang menyayangkan keteledoran instansi Terkait yang membidangi masalah tersebut. Karena dengan adanya kesalahan otomatis banyak para penerima SK yang merasa dirugikan. “Untung hanya keliru dalam penulisan kalau kejadiannya fatal siapa yang bertanggung jawab”, tegas salah satu penerima SK.(ndi/tev)
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...