Jelang WTN Petugas Parkir Klaten Ditertibkan

Bambang Giyanto.S.Sos.M.Si Kepala Dinas Perhubungan Klaten
Klaten mattanews.com – ratusan petugas parkir dan para PKL di Klaten Rabu pagi (6/5) dikumpulkan di alon alon Klaten guna mendapat pengarahan dari Kepala Dinas Perhubungan Klaten, Jawa Tengah  Bambang Giyanto. Arahan dilakukan guna membekali para petugas parkir agar lebih profesional dalam bertugas dilapangan dan mampu menciptakan tertib lalu lintas daan keindahan kota. Hal tersebut terkait dengan adanya penilaian Wahana Tata  Nugraha di Klaten yang akan berlangsung mulai tanggal 17 – 21 Mei.

Dalam arahan terpadu yang juga melibatkan Satpol PP, pihak Kepolisian dan dinas terkait lainya, para petugas parkir dan pedagang diminta untuk berlaku tertib dan mematuhi aturaan yang ada dlam melakukan aktivitas kerja sehari hari. Terutama menjelang akan adanya penilaian wahana Tata Nugraha di Klaten. Para pedagang tidak boleh berjualan dipinggir pinggir jalan atau di atas trotoar, sementara petugas parkir diminta untuk bisa menata kendaraan atau mobil lebih rapi pada tempatnya, tidak sekdar memarkir kendaraan tanpa mengindahkan peraturan yang ada.

“Arahan ini sifatnya rutin dan akan terus kita lakukan agar ketertiban dn keindahan kota Klaten benar benar dapat tercipta. Kita akan membekali para petugas parkir dengan teori tentang parkir yang benar, sehingga keberadaan petugas parkir benar benar mampu ikut menciptakan tertib lalu lintas bukan justru sebaliknya. Termasuk petugas wajib memakai baju kerja sehingga tidak terkesan petugas parkir liar”, ujar Bambang Giyanto.
Trotoar lahan empuk petugas parkir untuk tempat motor.
Menurut Bambang penertiban parkir dan penataan para PKL diuatamakan di sepanjang jalan Pemuda Tengah yang membelah kota Klaten, mulai dari Jonggrangan hingga pertigaan Tegalyoso Klaten. Disusul kemudian penertiban disepanjang jalan Mayor Kusmanto, jalan Merbabu, jalan Pramuka, jalan rajawali serta beberapa ruas jalan lainya dan tempat tempat strategis lainnya.

“Penertiban dan penataan parkir yang diikuti penertiban para pedagang kaki lima adalah kegiatan rutin yang dilakukan masing masing SKPD yang membawahi, tidak hanya saat akan ada kepentingan. Untuk itu kedepan kita harapkan keberadaan para petugas parkir di Klaten dan para PKL akan dapat bekerja lebih profesional dan taat aturan. Misalnya selalu memakai baju seragam saat bertugas, mampu memarkirkan mobil dengan baik dan benar, menarik sesuai tarif daan memberi karcis parkai kepada wajib parkir dan mengerti tentang aturan dan aba aba lalu lintas yang benar. Sehingga jangan sampai petugas parkir justru membuat jalanan macet ”, tegas Bambang yang juga mantan Komandan satpol PP Klaten. (get/tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...