Issu Rekomendasi Turun, "Banteng Klaten" Bingung.

Bupati Klaten H.Sunarna.SE. Yang juga Ketua DPC PDI-P Klaten

Klaten mattanews.com - Pilkada Kabupaten Klaten masih akan digelar di penghujung tahun 2015. Hajatan lima tahunan untuk mencari orang nomor satu di Klaten itu rencananya akan dilaksanakan Desember 2015. Kendati demikian, suhu politik di daerah yang mempunyai selogan Toto Titi Tentrem Kertoraharjo itu semakin hari semakin menghangat. Persaingan antar partai untuk merebut hati konsituen semakin ketat dan panas, termasuk intrik yang terjadi dalam internal partai, baik itu parpol gurem maupun parpol kakap pemenang pemilu 2014.

Pemilu 2014 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pemenang pemilu dengan menempatkan 17 wakil yang duduk di kursi DPRD Klaten. Menjelang Pilkada Situasi internal parpol yang sekarang dinahkodai Bupati Klaten, Sunarno tak lepas dari intrik dan konflik. Belum tuntas dengan perpecahan anggotanya yang duduk di Dewan, kini muncul issu reekomenadasi telaah turun dan saat ini ada di tangan Sri Hartini wakil Bupati Klaten, yang juga merupakan “lawan dan kawan” ketua DPC PDI Klaten yang baru Sunarno.

Menanggapi isu terkait rekomendasi yang berkembang tersebut, Aris Widiharto yang juga merupakan bakal calon Bupati dari PDIP enggan berkomentar banyak dan menanggapi dengan santai. Aris menjelaskan masih terlalu dini kalau membicarakan tentang rekomendasi, dan pada dasarnya kami tidak mau matur masalah rekomendasi karena itu kewenangan dari induk partai yang lebih tinggi.
Aries Widiartho SE. Balon Bupati Klaten versi PDI-P
“Kalau saat ini bicara tentang rekomendasi kok rasanya gak pas lah. Kan tahapan masih cukup panjang, masih ada fit and proper test, masih ada tes psikologi, pemanggilan ke induk partai yang lebih tinggi dan juga interview. Tahapan –tahapan itu kan belum dilalui semua. Jadi mau matur piye ya. Intinya kami kami tidak mau matur masalah rekomendasi karena itu kewenangan dari induk partai yang lebih tinggi.” jelas Aris saat dihubungi melalui ponsel.

Sementara itu ketua DPC PDIP Kabupaten Klaten, Sunarno menegaskan belum ada rekomendasi yang turun. Sunarno menjelaskan masih panjangnya tahapan yang harus dilalui para bakal calon. “Belum ada rekomendasi. Kemarin kita layangkan surat kepada para calon untuk mengikuti tes wawancara yang rencananya akan digelar Rabu siang jam 12 di DPD PDIP Jawa Tengah. Sekarang  baru dilaksanakan survey untuk para bakal calon yang mendaftar lewat PDIP. Hasil survey saja belum, apalagi rekomendasi. Tahapanya masih jauh,” Jelas Sunarno disela peresmian gedung Dekrasnada (12/5).

Sementara Wakil Bupati Klaten Sri Hartini mengaku tidak kaget dengan issu dan rumor yang memang sengaja ditiupkan oleh orang yang tidak suka pada dirinya. Menurut Hartini ini bagian dari permainan politik yang bisa menjatuhkan lawan politik.” Saya nggak kaget mas. Biarkan saja issu itu muncul dimasyarakat. Oh warga Klaten sudah dewasa dan melek politik, sehingga tidak mudah begitu saja dibodohi. Saya belum menerima rekomendasi, karena tahapannya memang belum sampai kesitu. Doakan saja yang terbaik buat saya agar saya bisa menjalankan tugas melayani rakyat Klaten dengan amanah”, ujarnya. (ndi/tev)


Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...