Harjanta: Deklarasi FKKD Tak Terkait Pilkada

Harjanto (kiri) KetuaFKKD Klaten
K
laten mattanews.com - Ketua Forum Komunikasi Kepala desa Kabupaten Klaten (FKKD) Harjanto menegaskan jika Deklarasi Paguyuban Kepala Desa  yang dilakukan  di Balai desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, Jawa Tengah Kamis (30/4) itu bebas dari muatan politis, meski menjelang pelaksanaan Pemilukada di Klaten 9 Desember mendatang. Hal tersebut disampaikan kepada sejumlah wartawan seusai deklarasi FKKD.

“Forum ini  terbentuk atas inisiatif para kepala desa sebagai sarana untuk komunikasi antar kepala desa dan tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik menjelang pelaksanaan pilkada di Klaten,” tegas Harjanto.

Dia menjelaskan, FKKD merupakan sarana dalam merealisasikan gagasan, tujuan dan idealismenya dengan mengedepankan pada enam pilar utama yaitu tiga pilar merupakan gerakan untuk masyarakat seperti gerakan budaya,gerakan social dan gerakan kemanusiaan. Sementara tiga pilar gerakan organisasi untuk internal seperti  gerakan sadar dan patuh hokum, gerakan pemikiran  serta gerakan moral nilai etika.

“Visi dari FKKD ini tidak lain adalah guna mewujudkan dan melahirkan kepemimpinan di desa dengan sosok pemimpin yang berkarakter  semar dalam mendarmabaktikan diri pada kehidupan  yang siap menjadi pamong atau abdi dan mampu berkomunikasi secara harmonis dengan lingkungan,” jelas Harjanta.

Harjanta menambahkan pada saat deklarasi kepala desa yang sudah bergabung dengan forum ini sebanyak  252 kepala desa dari jumlah 391 kepala desa yang ada di seluruh kabupaten Klaten. Setelah deklarasi menurutnya FKKD akan terus melakukan koordinasi untuk mewujudkan  visi misi dan  program kerja yang akan dilaksanakan oleh FKKD Klaten.

“Kami berharap forum ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap  masyarakat, sebagai lembaga advokasi hokum para kepala desa dan yang paling penting adalah membangun pemahaman  dan sebuah tatanan pada pemerintah desa agar memiliki system pemerintahan yang benar sesuai dengan peraturan yang ada,” imbuh Harjanta.

Sementara beberapa sumber menanggapi berdirinya FKKD justru sarat dengan muatan politis. Apalagi terbentuk disaat Klaten akan melaksanakan pesta demokrasi memilih Bupati Desember mendatang. Sehingga walau dikemas dengan cara apapun, kemana arah dari pembentukan wadah tersebut muaranya tetap di Pilkada.” Syah syah saja mereka mengatakan FKKD non partisan dan clean politikal, Tapi kita lihat saja nanti kemana dia akan berlabuh, sudah dapat dibaca sejak sekarang”, ujar nara sumber. (pras/get
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...