Golkar Klaten tetap Eksis Dan Siap gelar Musda

Ketua Plt Golkar Klaten versi  Ancol Hengki diapit wakil ketua dan sekretaris.
Klaten mattanews.com - “Golkar Klaten dalam kondisi baik, kondusif dan terkendali. Tidak ada perpecahan dan tidak ada kader mbalelo. Kita tetap kompak dan solid, apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada yang akan digelar Desember mendatang. Dan untuk sukses tersebut kita telah melakukan berbagai persiapan dan konsolidasi partai, terutama peyelenggaraan Musda yang akan kita gelar akhir bulan ini atau awal Juni”, demikian ditegaskan Plt ketua DPD Golkar Klaten versi Munas Ancol Asnari Salim Al Hengki diruang fraksi Golkar DPRD Klaten.

Menurut Hengki sangat keliru jika ada orang mengatakan Golkar Klaten pecah dan kader partainya ada yang membelot atau mbalelo. Pengertian ini harus diluruskan. Menurut hengki yang benar adalah Golkar Klaten yang syah hanya satu yakni Golkar yang dipimpinnya yakni Golkar Munas Ancol, sesuai SK Menhumkam. Hal ini mengacu pada pernyataan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay yang mengatakan KPU berhak merujuk SK Menhunkam terakhir sebelum ada putusan inkracht. Maka jika mengacu pada pernyataan tersebut menurut Hengki yang diakui dan berhak ikut Pemilu adalah Golkar Munas Ancol.  
Ketua DPD Golkar Klaten Versi AL Asnari Salim Al hengky
Putusan persidangan pengadilan tata usaha Negara atau PTUN yang mengabulkan sebagian gugatan partai golkar kubu Abu Rizal Bakri (ical) dinilai belum inkracht. Partai Golkar Klaten pimpinan Agung Laksono (AL) tetap akan melaksanakan berbagai agenda partai. “menkumham belum mencabut surat keputusan terkait pengesahan kepengurusan partai golkar hasil munas ancol , sehingga secara resmi Kepemimpinan Partai Golkar yang sah adalah pimpinan AL”, kata Ketua pelaksana tugas (Plt ) Partai Golkar Klaten Hengky Asnari Salim di ruang fraksi golkar DPRD Klaten Jumat 22/5.

Dia menjelaskan, dengan belum adanya inkracht, secara ketentuan hukum SK menkumham yang mengesahkan hasil munas ancol tetap sah dan kepengurusan DPD Golkar di Kabupaten Klaten masih menjadi kewenangannya. “sebagai keder kita harus taat terhadap keputusan tersebut untuk itu kita segera akan melaksanakan agenda penting partai yakni konsolidasi internal ditingkat pimpinan kecamatan (pk) dan melaksanakan musyawarah daerah partai awal juni 2015”, jelasnya.

“Tidak ada kader yang harus insyaf, yang ada kader Golkar Klaten yang menjalankan mandat partai sesuai konstitusi partai. Dan selama SK Menhumkam belum dicabut Golkar Klaten akan tetap berdiri tegar dan jalan terus menegakkan demokrasi, menjalankan roda organisasi sesuai marwah partai, demi kebesaran dan kelangsungan partai Golkar di Klaten”, tegas Hengki.

Ketika disinggung tentang Golkar dibawah kepengurusan ARB di Klaten yang masih eksis, dengan tegas Hengki mengatakan tidak tahu menahu dan bukan urusannya. “saya tidak akan membuat statemen apapun terkait itu. Karena kita sepakat tidak akan mengurusi dapur orang lain. Kita lebih fokus bagaimana membesarkan partai ini dan melakukan konsolidasi menghadapi Pilkada nanti”, tegasnya.(get/no)   



Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...