Eksepsi Ditolak,Ratusan Mahasiswa Dan AAM Gelar Aksi Teatrikal.

Aksi emo Teatrikal Mahasiswa dan AAM Stikes Klaten.
Klaten mattanews.com - Majelis hakim pengadilan negeri Klaten akhirnya menolak esksepsi yang dijukan penasehat hukum  dalam sidang lanjutan  dakwaan pelanggaran Undang-Undang Informasi Teknologi dan Elektronika (ITE) dan pencemaran nama baik di pengadilan negeri Klaten Kamis 28/5.

Sidang yang dipimpin majelis hakim, Sagung Bunga Maya Saputri Antara dimulai pukul 10.00 WIB dan akan dilanjutkan pada persidangan berikutnya  Senin (8/6/2015). Puluhan mahasiswa dan perwakilan angkatan muda muhammadiyah (AMM) Klaten  antara lain Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ikut memantau jalannya sidang tersebut.

“ kita menerima hasil putusan sidang tersebut dan tetap mengikuti proses hukum yang berjalan,dalam pembuatan eksepsi kami berdua sudah menyampaikan sejujurnya kebenaran yang ada” kata Fajar Purnomo salah satu terdakwa  kasus tersebut.

Dijelaskan pada sidang berikutnya kita akan mempersiapkan beberapa saksi ahli  yang akan menjelaskan dalam persidangan tentang kasus tersebut. Sikap santai menanggapi penolakan eksespsi juga dilontarkan Moh Dimas Yulian.“ saya tidak kecewa dengan penolakan eksepsi ini, yang jelas apapun keadaannya kita harus siap menghadapi persidangan berikutnya,ungkapnya.

Sementara itu seusai sidang puluhan mahasiswa dan perwakilan AAM menggelar orasi dan aksi teatrikal yang menggambarkan  lemahnya mental pendidik di STIKES Muhammadiyah Klaten. Gunawan wahid hasim dalam orasinya menuntut kepada STIKES Muhammadiyah untuk me-nonaktifkan  tiga dosen yang dinilai telah melakukan kriminalisasi terhadap kader IMM.

“kami meminta majelis hakim menjunjung tinggi nilai keadilan, kaji ulang UU ITE, revitalisasi mentalitas pendidik di STIKES Muhammadiyah Klaten dan stop pembodohan dan intervensi bagi mahasiswa”tungkasnya.(noer/get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...