Desa Socokangsi Jatinom Klaten Maju Lomba KB Tingkat Nasional

Ibu Yani Sunarno saa tengah mendampingi ibu wakil Bupati
Klaten mattanews.com - Jum’at (22/05) Tim Penilai Pelaksana Terbaik Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Tingkat Nasional mengadakan penilaian lomba di desa Socokangsi kecamatan Jatinom kabupaten Klaten. Tim sebanyak lima orang dipimpin Nyonya Susi Subekti diterima bupati Klaten H Sunarno beserta isteri dan pejabat sipil yang lain di balai desa setempat.

Ketua TP PKK desa Socokangsi Nyonya Hartini Kusnin mengemukan, desa Socokangsi dengan jumlah pendukuk 4.630 jiwa atau 1477 KK dengan Pasangan Usia Subur (PUS) 698 KK, terbagi dalam 24 Rukun Warga 51 Rukun Tetangga. Menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) mentargetkan sebanyak 78 peserta tercapai 207 (244%), IUD PPM 8 tercapai 14 (175%), MOW PPM 2 (100%), Implan 45 tercapai 116 (257%). “Jumlah peserta KB Aktif sebanyak 729 dari 732 PUS “ jelasnya

Program penyiapan keluarga bagi remaja, dijelaskan Hartini, dilakukan dengan kegiatan reproduksi remaja(KRR)melalui pertemuan Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK). Disamping itu juga diadakan penyuluhan tentang Program Pendewasaan Usia perkawinan (PUP), Penyakit Menular Seksual (PMS), HIV AIDS dan NAPSA. “ Kegiatan Inovatif PKK KB Kesehatan berupa kegiatan Priyo Utomo, Gerakan Sadar KB, Pelayanan IVA Test, deteksi dini kanker rahim, pemeriksaan HIV AIDS dan lain-lain secara gratis “ tambahnya .

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, Hajah Yani Sunarno mengatakan, program pemberdayaan keluarga dilakukan oleh 1.758 Usaha Peningkatan pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan peningkatan peserta KB Aktif. “ Hasil capaian tahun 2014 peserta KB Baru sebanyak 86,19%, KB aktif 91%, sedang pencapaian peserta KB Baru mencapai 131% ” ujarnya.
Ibu Yani Sunarno, begitu dekat dan peduli terhadap pendidikan anak
Menurut ketua TP PKK kabupaten Klaten, telah dilakukan pencanangan gerakan deteksi dini kanker leher rahim bagi perempuan Indonesia pada tanggal 21 April 2015. Kegiatan menyertakan 272 peserta, terdapat 8 ibu positif dan 25 ibu kedapatan benjolan,  hal tersebut langsung mendapat tindakan dokter dan sudah di rujuk ke rumah sakit. “ Kegiatan semacam ditindak lanjuti TP PKK kecamatan bekerja sama dengan Puskesmas, mengikutsertakan 100 ibu untuk melakukan deteksi “ tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, ketua Tim penilai Nyonya Susi mengemukakan, prestasi Klaten dalam penilaian lomba PKK KB Kesehatan ini cukup menggemberikan karena mampu mengalahkan 500 an kabupaten kota se Indonesia. Daerah ini akan bersaing dengan 6 kabupaten yang lain. Yaitu kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta, Buleleng Bali, Bogor Jawa Barat, Tanggamus Lampung dan Buton Sulawesi Tenggara.   

Prestasi Klaten, menurut Susi Subekti, antara lain didukung keberhasilnannya menorehkan larangan merokok yang dapat mengganggu kesehatan di daerah tertentu. Disamping itu juga adanya penyuluhan remaja akan bahaya penyalahgunaan Narkoba, sehingga remaja terhindar dari perbuatan yang menyengsarakan jiwa.

Kedatangan Tim ke Klaten, dijelaskan Susi Subekti, untuk melakukan Klarifikasi atas jawaban quetioner yang telah disampaikan beberapa waktu yang lalu. “ Kejuaraan lomba bukan tujuan utama, yang lebih pentingga agar kegiatan PKK KB Kesehetan dapat menjadi perilaku sehari-hari “ tandasnya.(han/mas/get)



Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...