Anggota DPR RI Temukan beras Berkualitas rendah Di Bulog Klaten

Endang Sri Kertati Anggota DPR RI Komisi VIII Saat Sidak ke Bulog Klaten.
Klaten mattanews.com - Selasa ( 5/5 ) Anggota Komisi VIII DPR RI Endang Sri Kertati Handayani dan Abdul Haris anggota Komisi XI DPR RI melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke Perum Bulog Karangwuni Ceper Klaten. Kedua orang legislatif itu diterima Kepala Sub Divisi Regional Bulog Surakarta, Yhudi Prakasa Yudha dan pejabat Bulog yang lain.

Dalam Sidaknya Endang dan Abdul Haris menemukan beras yang akan dibantukan kepada masyarakat dalam kondisi kurang baik berwarna kekuningan dan sedikit pecah atau terdapat kwalitas beras yang menurun. Terhadap temuan tersebut kedua anggota dewan tersebut minta agar BULOG tidak langsung diberikan kepada masyarakat, tapi harus diseleseikan secara internal baru dibagi ke masyarakat.
Gudang Bulog Cper Klaten Jawa Tengah. Banyak beras berubah warna.
Menurut politisi asal Golkar ini, banyak beras yang mengalami penurunan mutu sampai saat ini dan jumlahnya belum diketahui secara pasti. Untuk itu dirinya minta agar BULOG memilahkan terlebih dahulu mana beras yang langsung dikirim ke masyarakat dan mana yang harus diseleseikan terlebih dahulu. “Kondisi demikian akibat BULOG menyimpan terlalu lama sebelum mendistribusikan kepada penerima, sesuai dengan Lebel yang ada Beras masuk BULOG pada Mei 2014 sehingga waktu penyimpanan hampir setahun “ ujarnya.

Kepala Sub Divisi Regional Bulog Wilayah Surakarta Yhudi Prakasa Yudha didampingi kepala BULOG Karangwuni mengatakan, bahwa kapasitas gudang BULOG Karangwuni sebanyak 24.000 ton, namun tahun 2014 hanya menampung 12.000 ton. Posisi saat ini masih tersedia sebanyak 3.000 ton lainnya sebanyak 9.000 ton sudah di distribusikan kepada yang berhak.

Terkait wacana pemilahan beras sebelum didistribusikan Yudi siap menindak lanjuti hal tersebut. Sementara terjadinya perubahan warna dari putih ke kuning kuningan, menurutnya karena beras terlalu lama tersimpan dalam gudang. ”Kita semua bisa memaklumi jika terjadi perubahan warna beras, karena beras tersimpan dalam gudang dengan waktu cukup lama:, ujarnya. (han/get)
                                                                



Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...