Ada Sinyal "Golkar Hengky" Merapat Ke PDI Perjuangan.

Hengki Asnari Salim Ketua DPD Golkar Klaten Versi Agung Laksono
Klaten mattanews.com - Golkar Klaten akhirnya terbelah dua. Perpecahan ditingkat pusat merembet juga ke tataran tingkat bawah. Golkar Klatenpun  kini punya dua Golkar dan dua ketua. semuanya sama sama mengklaim pihaknya paling benar. Golkar yang saat ini masih dijabat ketuanya Drs. H. Anang Widayaka beserta pengurus lamanya yang tetap konsisten menuggu hasil inkrah aantara kubu ARB dan kubu AL. Sementara sejak kemarin Minggu (10/5) Hengki Asnari Salim resmi mengikrarkan diri sebagai Plt ketua Partai Golkar Klaten versi Agung Laksono setelah mendapat SK dari ketua DPD Gaoalkar Jawa Tengah versi AL Dwi hartanto.

Konflik inipun menuai banyak sorotan dari para politikus Klaten karena terjadi disaat Klaten akan melangsungkan pesta demokrasi 5 tahunan yakni Pilkada Bupati yang akan digelar Desember mendatang. Sehingga disinyalir banyak muatan politisnya. Ada dugaan sebuah skenario besar ada dibalik terbentuknya Golkar kubu AL di Klaten, guna kepentingan pemenangan Pilkada Klaten Desember mendatang.

Ketua Golkar Klaten kubu AL Hengki Asnari Salim dengan tegas akan segera melakukan konsolidasi partai guna persiapan menghadapi Pilkada mendatang. Sebagai langkah awal dia beserta seluruh pengurus Golkar yang baru akan menghadap Bupati Selasa (12/5) sekitar pukul 10.00 untuk audensi. Setelah itu audensi akan dilakukan keberbagai pihak seperti Muspida, KPU dan tentunya kepada para ketua dan pengurus partai yang ada di Klaten.

“Setelah dapat SK kita langsung tancap gas bekerja dalam upaya menyelamatkan sekaligus membesarkan partai. Karena ini tujuan utama, maka secepatnya kami akan segera melakukan musda yang diperkirakan akan diselenggarakan akhir Mei. Sedang sebagai tahap awal kami akan melakukan audensi dengan Bupati besok Selasa sekitar pukul 10 pagi”, tegas Hengki saat menerima sejumlah wartawan diruang fraksi Golkar DPRD Klaten.

Menyikapi sikap Golkar yang dipimpinnya terkait Pilkada Klaten, Hengki menegaskan Golkar akan segera membuka pendaftaraan bagi para Balon Bupati dan wakil yang akan melamar lewat partai Golkar. Namun ketika ditanya akan dibawa kemana suara dan Balon dari Golkar dalam Pilkada mendatang, Secara implisit dirinya mengatakan Golkar netral bisa bergabung kemana saja. Sehingga tidak terikat pada satu partai. Ketika disinggung apakah akan merapat ke PDI Perjuangan dirinya hanya tersenyum dan wartawan diminta untuk mengartikan sendiri.

“Dalam Pilkada Golkar tidak terikat dengan satu partai atau sebuah koalisi. Kita akan menjalin hubungan baik dengan semua partai yang ada di Klaten. Sehingga akan kemana suara Golkar diarahkan dan siapa Balon Bupati dari Golkar semua masih menunggu Musda yang akan kami selenggarakan akhir Mei atau awal Juni mendatang. Yang jelas kita tidak terikat pada satu partai”, tegasnya.

Yang perlu dicatat dan digaris bawahi lanjut Hengki dirinya tidak pernah berpikir akan maju sebagai Bupati, walau sudah menjadi ketua DPD Golkar Klaten. Dan pihaknya juga tidak akan mengutak utik alat kelengkapan yang ada di Dewan. Semuanya biar berjalan seperti saat ini dan tak perlu dirubah.”Saya hanya fokus konsolidasi Golkar kedalam. Dalam waktu dekat kita akan mengumpulkan semua PK di Klaten. Tentang alat kelengkapan Dewan biar berjalan seperti saat ini tidak ada masaah”, tegasnya.(get/ndi)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...