Koalisi AD 1 Jaya Mulai Jaring Balon Bupati

Ketua DPD Golkar Klaten Drs.H.Anang Widayaka bersama Sekrtaris H.Tarmuji.ST

Klaten mattanews.com – Koalisi AD 1 Jaya (Golkar, PAN, PKS, PPP dan Gerinda) dan empat partai pendukung lainya, membuktikan janjinya. Usai melakukan deklarasi dan konsolidasi, kini mulai bergerak cepat melakukan penjaringan Balon Bupati dan Wakil. Penjaringan lakukan secara tertutup namun transparan, cara ini diambil lewat kesepakan seluruh pimpinan partai koalisi, demi menjaga iklim sejuk dan memperkecil tingkat gesekan di akar rumput. Mekanisme penetapan dibuat sedemikian rupa mirip penjurian Indonesian Idol, Dimana setiap calon diharuskan melakukan presentasi dan diuji dihadapan para panelis yang dibentuk koalisi. Calon terpilih nantinya benar benar calon yang memiliki loyalitas, kepedulian serta elektabilitas tinggi. Sehingga mampu menjadi petarung yang dapat memenangkan kompetisi di Pilkada Klaten Desember mendatang.

Ketua koalisi H. Mujaeroni.SH yang juga ketua DPC Gerinda Klaten menjelaskan penjaringan secara internal sudah dilakukan. Namun siapa nama nama tersebut belum dapat disampaikan ke publik saat ini. Yang jelas menurut Mujaeroni, Balon datang dari berbagai kalangan, mulai pengusaha, TNI, politisi, purnawirawan hingga tokoh masyarakat hingga akademisi.” yang jelas nama nama yang masuk akan kita seleksi hingga mengerucut dengan hasil terbaik”.Jelasnya.

Menurut Mujaeroni koalisi sudah punya tata tertib dan acuan guna menentukan Balon Bupati dan wakil yang akan ditampilkan nanti. Seperti popularitas, paham tentang birokrasi pemerintahan, memiliki komitmen dan loyalitas tinggi, dan memiliki dana cukup untuk membeayai kampanye di Pilkada nanti.” Modal salah satu yang terpenting. Jangan sampai kita maju tanpa modal sehingga hasilnya nol. Pilkada tahun lalu jangan terulang lagi”, tegasnya.

Sementara itu ketua DPD Golkar Klaten Drs.H.Anang Widayaka yang juga ketua Kosgoro Klaten menegaskan, tidak ada jaminan  ketua partai bisa melenggang begitu saja masuk sebagai Balon Bupati atau wakil. Semua harus melalui mekanisme yang telah disepakati tim koalisi. Yang jelas lanjut Anang kreteria baku Bupati dan wakil ke depan pertama, Memiliki visi, misi dan integritas pribadi yang baik dan kuat. Memiliki konsep menggerakkan mesin partai. Memegang teguh komitmen setelah menjadi Bupati dan wakil. Mampu menggerakkan relawan serta memiliki modal untuk beaya selama Pilkada.

Tentang mekanisme penjaringan menurut Anang dilakukan secera tertutup namun transparan oleh masing masing partaikemudian dibawa kehadapan panelis untuk memaparkan visi dan misi mereka. Dalam hal ini berarti setiap partai punya kewenangan memilih balon Bupati dan wakil masing masing, sebelum dibawa ke dewan juri.
“Mekanisme nanti penilaian dan  penetapan Balon mirip seperti kita melihat acara Indonesian Idol. Balon akan dipanggil satu persatu untuk presentasi dihadapan panelis. Disinilah akan terlihat siapa balon yang memiliki kualitas dan kuantitas, loyalitas, kepribadian serta elektabiltas dimata publik. Dan tentunya balon yang akan lolos adalah mereka yang memenuhi semua persyaratan yang telah kita buat dan sepakati bersama, ujar tokoh Klaten yang juga Ketua Kwartir Pramuka Cabang Klaten ini.
Ketua DPC Gerinda Klaten H.Mujaeroni SH. Saat Ikrar Kesetiaan.
Menurut Anang tim AD 1 Jaya tidak akan gegabah dan grusa gerusu dalam menetapkan Balon Bupati dan wakil. Semua harus selektif dan hati hati. Hasil seleksipun nantinya akan di uji ke publik untuk dilihat sejauh mana elektabilitas mereka di lapangan. Sehingga tim nanti akan mendatangkan lembaga survei independen guna mengetahui sejauh mana tingkat popularitas dan elektabilas calon. Ketika disinggung kemungkinan adanya balon wakil bupati yang berasal dari non partai koalisi, mantan wakil DPRD Klaten ini  mengatakan semua terbuka dan ada kesempatan.“Jika memang ada balon dari luar partai koalisi yang mau masuk, misalnya balon dari PDI Perjuangan, kita tetap well terbuka. Semua kemungkinan bisa terjadi. Apalagi ini politik”,tegasnya.(tev)      
Share on Google Plus

Salam mattanews com

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...