Klaten Community. Menyentuh Yang belum tersentuh.

Dul Putu Dewa Beserta pengurus lain
Klaten mattanews.com – Klaten community sebuah paguyuban atau komunitas para penggemar Facebok atau facebokers di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (26/4) melangsungkan ulang tahunya yang pertama. Bertempat di sebuah rumah makan batas kota, acara ini dihadiri sekitar 250 anggotanya dari sekitar 1000 anggota Klaten community yang tidak bisa hadir karena berbagai kesibukannya.

Anggota Klaten kommunity datang dari berbagai kalangan. Mulai dari aktivis, pelajar, mahasiswa, PNS, swasta, pengusaha, TNI/Polri . Mereka berasal dari berbagai daerah dan kota. Seperti Klaten, Sukoharjo, Jogyakarta, Jakarta. Bandung, Malang Surabaya Pontianak dan kota kota lain yang hampir tersebar di Indonesia.
Potong tumpeng.genap 1 tahun Klaten Community
Selama ini berbagai  kegiatan kemanusiaan dan sosial telah banyak dilakukan anggota Klaten Kommunity. Baik berupa kegiatan perseorangan atau kelompok yang ditujukan pada yayasan atau mereka yang membutuhkan. Seperti bantuan pada anak yatim,  batuan bagi anak kurang mampu yang sedang sakit, membantu anak putus sekolah agar bisa melanjutkan studi serta memberi bantuan ke panti Jompo dan kegiatan sosial lainnya. Kedalam, Klaten kommunity berusaha menciptakan anggotanya menjadi manusia mandiri yang mampu berkarya demi kepentingan orang banyak.

Ketua Klaten kommunity Dul Putu Dewa menjelaskan sejak berdiri tangggal 24 April 2014, Klaten kommunity fokus pada kegiatan sosial kemasyarakatan yang intinya bekerja dan berkarya untuk sesama. Bebagai kegiatan sosial telah dilakukan selama ini, guna meringankan beberapa saudara kita yang kurang beruntung atau membutuhkan bantuan. Misalnya menyantuni anak anak sekolah dari keluarga kurang mampu, memberi sanatunan pada anak yang mengalami kelainan penyakit dan belum tersentuh oleh pemerintah.

“Fokus komonitas ini ialah bergerak dibidang sosial kemasyarakatan, yang dapat berguna dan bermaanfaat bagi orang lain. Kita mengutamakan membantu saudara kita  yang membutuhkan dan belum tersentuh sama sekali oleh Pemerintah atau pihak lain. Sehingga kita bisa diartikan kunci, untuk membuka jalan bagi pemerintah menindak lanjuti apa yang sudah kami lakukan”, ujar Dul Putu Dewa.
Ditambahkan Dewa, Klaten kommunity atas terus berkarya dan bekerja sesuai misi utamanya yakni,peduli sesama. 
anggota Klaten Com saat santai makan siang
Menurut Dul apa artinya kita hidup dan berkomunitas jika tidak bermanfaat pada orang lain. Untuk itu kedepan kegiatan sosial akan terus dikembang tingkatkan, agar keberadaan komunitas yang dipimpinnya benar benar dapat dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.” Orang mungkin melihat komunitas facebook hanya dari satu sisi yakni hura hura dan sedikit negatif. Tapi kami dari Klaten komunity akan membuktikan jika tudingan itu tidak selama benar, Klaten Kommunity mampu berkarya demi sesama”, tegasnya.(tev)    
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...