"Kelompok 12" Dominasi Duduki Kursi Sekda Klaten

Kabid Mutasi Pemkab Klaten Supriyanto.SH
Klaten mattanews.com – Lowongan jabatan Sekda Pemkab Klaten Jawa Tengah. segera dibuka. Persaingan dan kompetisi memperebutkan kursi paling bergengsi inipun akan berjalan ketat. 22 pejabat di lingkungan PNS Pemkab Klaten, Jawa Tengah berpeluang menduduki jabatan Sekda yang telah kosong sejak 3 tahun lalu. Namun dari dua puluh dua calon, peluang terkuat datang dari barisan “kelompok 12” yang selama ini piawai mengatur ritme jalannya pemerintahan karena pengalaman dan senioritas kerjanya sudah tidak perlu diragukan lagi. Namun tidak mungkin akan muncul “kuda hitam” jago pilihan Bupati. Karena bagaimanapun juga Bupati  punya kepentingan dengan posisi tersebut.
Purwanto.AC.Asisten I Sekda
Nama nama seperti Bambang Sigit Sinugroho, Edy Hartanto, Sartiyasto, Purwanto Anggoro Cipto, dan Sri Winoto yang kini menduduki jabatan kepala BPBD Klaten merupakan calon kuat yang selama ini terus bersaing secara ketat. Disamping nama nama beken tersebut kini muncul  calon dari lapis dua yang juga dipandang telah layak menduduki jabatan tersebut. Mereka antara lain, Joko Sawaldi, Syahruna, Bambang Giyanto, Tajudin Akbar, Widya Sutrisna atau Sunardi  yang kini menjadi  staf ahli bidang pembangunan.
Namun mereka tidak bisa begitu saja melenggang duduk di kursi empuk tersebut. Sekda adalah jabatan semi politis yang tidak bisa lepas dari peran Bupati sebagai penguasa tunggal. Persyaratan normatif, seperti minimal harus menduduki jabatan eselon IIB dua kali, golongan pangkat minimal IVb, spamen atau spama dan persyaratan lain misalnya dedikasi, loyalitas, elektabilitas, intregritas, kejujuran hanya sebagai pelengkap. Karena semua tidak ada artinya jika sang penguasa tidak menghendaki.
Sartiyasto.Asisten III Sekda
Bicara Calon Sekda memang tidak bisa lepas dari peran “kelompok 12”. Siapa mereka sebenarnya dan siapa saja anggotanya. Dulu di era tahun 1990an  hingga tahun 2004 nama ini cukup melegenda di lingkungan pemerintahan Kabaupaten Klaten. Sukoyo mantan Kepala BPPKAD dan Depnakertrans dan DepKop Klaten, Sumanto mantan Ka TU Dipenda Klaten, almarhum Agus Januari, Almarhum Dedi mantan Camat Bayat, ada pula nama Joko santoso manatan camat Karanganom. Sedang yang kini masih aktif di pemerintahan, antara lain, Widhya Sutrisna staf ahli Bupati,  Sapto Aji staf ahli, Bambang Sigit Kepala Bapeda, Edy Hartanto asisten II, Purwanto AC asisten I, Yulihadi sekretaris Dewan dan Sartiyasto asisten III yang kini menjabat plt Sekda Klaten. 
Edy Hartanto.Asisten II Sekda
Nama nama ini dulu dikenal vokal dan kreatif sehingga cukup diperhitungkan oleh para seniornya seperti, Hadi Purnomo yang saat itu menjabat sebagai asisten I, Imam Purwadi mantan walikotatif Klaten, Sarjono yang dulu kepala Dinas perindustrian, Muhadi yang sempat menjadi Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Harsono, almarhum Rio Darmanto kepala Bawasda dan masih banyak lagi.
Kini kelompok 12 memang sudah tak utuh lagi. Bahkan disinyalir kekompakanyapun mulai pudar.
Yang muncul saat ini justru rumor kelompok legendaris ini mulai pecah karena gara gara jabatan Sekda. Karena jika dilihat secara normatif kepangkatan, senioritas, kualitas,loyalitas, prestasi  dan eselon, memang salah satu dari merekalah yang “layak” menduduki jabatan tersebut.
Sri Winoto Kepala BPBD Klaten
Namun issu tersebut langsung dibantah Kepala Bapeda Klaten Bambang Sigit Sinugroho. Menurutnya hubungan  mereka selama ini berjalan baik dan tidak ada masalah. Jika ada beda pandapat adalah hal wajar, karena dinamika pekerjaan. “Kita tetap akur dan tak ada masalah. Dan perlu dicatat, untuk saingan Sekda berkurang satu orang, karena saya tidak akan mendaftar Sekda. Bagi saya jabatan adalah amanah pantang untuk dicari”, tegasnya.
Bambang"Mbalak" S.Sinugroho.Kepala Bapeda Klaten
Hal sama disampaikan pelaksana Sekda saat ini Sartiyasto. Menurut penggila olah raga menembak ini, dirinyapun tidak akan maju njago Sekda. Tiga tahun menjadi plt sekda menurutnya sudah lebih dari cukup. Toh jabatan, hak, kewajiban dan tanggung jawabnya dengan Sekda beneran sama saja.” Lho saya sudah 3 tahun menjadi plt Sekda. Apa masih kurang. kalau kurang berarti saya orang serakah yang tak tahu diri”,tegasnya. Tapi lanjut keduanya kalau memang amanah itu diberikan pada dirinya, akan menjalankan sebaik baiknya.

Kepala Bidang Mutasi Badan kepegawaian Pemkab Klaten Supriyanto menegaskan pendaftaran Sekda sudah mulai dibuka Minggu ini. Pihaknya akan segera menyebar ke suluruh pejabat yang secara normatif dinilai sudah memenuhi persyaratan menjadi Sekda. Jika sudah masuk mereka akan dinilai oleh tim Pansel yang terdiri dari 70 persen berasal dari luar seperti tokoh masyarakat, akademisi dan lainya dan 30 persen dari Pemda. Setelah itu akan ada tim Asesor dari tim kepegawaian Propinsi yang akan melakukan pengujian.” Semua persyaratan sudah kita siapkan dan segera kita kirim kepada yang bersangkutan”, ujar Supri.(tev)   
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...