Kader PDI Perjuangan Klaten Siap Merapat ke Koalisi KLATEN AD 1 JAYA.

Deklarasi KLATEN AD 1 JAYA
Klaten mattanews – Baru sehari di deklarasikan, koalisi KLATEN AD 1 JAYA sudah banyak menarik simpati dari berbagai kalangan dan ormas di Klaten. Salah satu dukungan yang cukup mengejutkan datang dari pada kader PDI Perjuangan yang siap mendukung Koalisi dalam memenagngkan Pilkada Mendatang. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menyelamatkan PDI Perjuangan Klaten dari proses pembusukan.
“Bohong jika ada kader partai PDI Perjuangan yang mengatakan PDI Klaten solid. PDI Perjuangan Klaten saat ini terbelah dan ini fakta yang sudah diketahui seluruh masyarakat Klaten. Jika saya dan teman teman sebagai kader  yang dibesarkan partai saat ini bergabung mendukung rekan rekan di koalisi KLATEN D 1 JAYA , itu adalah bentuk kecintaan kami terhadap PDI Perjuangan. Kita tak ingin PDI Perjuangan Klaten yang sudah ‘tercerai berai dan tak murni lagi” semakin berwarna abu abu. Untuk itu kita sepakat berjuang membesarkan partai dari luar ring”, demikian ditegaskan salah satu tokoh sentral PDI Perjuangan Klaten dalam kesempatannya bincang bincang dengan mattanews.

Menurut tokoh PDI Perjuangan yang cukup punya nama di Klaten ini, apa yang dilakukan dirinya dan beberapa teman senasib adalah dinamika politik yang tentunya memiliki konsekwensi politik. Untuk itu dirinyapun siap dipecat dari PDI Perjuangan jika apa yang dilakukan dianggap pelanggaran oleh organisasi.” Jangankan besok, sekarang dan detik ini saya siap dipecat dari PDI Perjuangan Klaten. Semua ini saya lakukan karena saya begitu cinta pada PDI Perjuangan. Saya tak rela PDI Klaten jadi abu abu tak lagi memiliki ideologi partai yang jelas”, tegasnya.

Saat ini adem ayemnya suasana di internal PDI Perjuangan sebenarnya hanya diluarnya saja. Didalam pergolakan dan gesekan kuat terus terjadi dan sulit untuk dipertemukan. Ibarat minyak dan air, sulit dan tak mungkin bersatu. Prinsip ideologi dan marwah partai merupakan landasan mereka untuk saling “memperebutkan” kebenaran.

“Kita harus ingat bagaimana sosok Nurson Wahid dari Golkar yang harus berjuang demi menegakan hakiki marwah partai dan akhirnya membela Jokowi di Pilpres tahun lalu. Demikian pula tokoh muda dari Gerinda yang secara terus terang dan terbuka tidak memilih Prabowo sebagai presiden dan tetap mendukung Jokowi. Mereka melihat memang Jokowilah yang terbaik saat itu. Demikian pula jika kami dan temen temen sekarang merapat dan mendukung Bupati dari koalisi KLATEN AD 1 JAYA, karena kami melihat koalisi inilah yang nyata nyata memiliki visi misi jelas dan terarah dalam membangun Klaten. Tidak sekedar cita cita ngoyoworo”, tegasnya.
Drs.H.Anang  Widayaka. Ketua DPD Golkar Klaten
Menanggapi akan segera merapatnya puluhan tokoh PDI Perjuangan Klaten yang akan diikuti ribuan kadernya, Ketua DPD Golkar Klaten mengaku cukup terkejut. Dirinya belum bisa memberi keterangan, karena hal tersebut masih harus dibicarakan secara intensif dengan anggota koalisi yang lain.” Kita cukup  gembira mendengar berita itu, tapi juga sedih jika itu memang terjadi di rumah tangga sebelah. Untuk itu saya belum bisa komentar sebelum semuanya jelas. Yang jelas koalisi kami selalu terbuka bagi partai manapun yang akan bergabung.Dan perlu dicatat setelah masuk koalisi seluruh atribut dan ego partai harus kita tanggalkan. Kedudukan kita sama. Tidak ada istilah partai besar atau kecil”, tegasnya.(nov/get)   

    
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...