Himpaudi Klaten Selatan terbentuk.Gaji guru Paud Hanya Rp 25 ribu/bulan

Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan.SH.MM
Klaten mattanews.com – Himpaudi (Himpunan Pengajar Anak Usia Dini) wilayah Klaten selatan priode tahun 2014 – 2018 terbentuk. Terpilih sebagai ketua Himpaudi yang baru Eny Nurhayati.S.sn dari kelompok bermain, Aisiyah Glodogan Klaten selatan. Sedang wakil ketua dijabat Eko wahyuni, sekretaris Wijayanti, bendahara Bagiyati dan Ruth Estia Adi.

Sementara dalam laporan pertanggung jawaban kerja di pengurusan lama disebutkan beberapa prestasi anak anak paud wilayah Klaten selatan telah berhasil meraih beberapa kejuaraan. Diantaranya juara I tingkat Kabupaten dan berhak mewakili kejuaraan di tingkat propinsi. Juara III lomba finger painting dalam acara gebyar paud tahun 2014, serta juara II lomba cerita dan menggambar.

Sedang Camat Klaten selatan Joko Hendrawan.SH. MM sangat berharap ada peran serta yang lebih serius dari pemerintah terhadap kegiatan pendidikan anak usia dini. Terutama masalah kesejahteraan tenaga pendidik Paud yang selama ini hanya dibayar ketika ada uang atau bantuan dari pihak ketiga. Padahal lanjut Joko justru pendidik di tingkat Paudlah yang paling fondamental dalam mendidik jiwa dan karakter anak sejak dini.
Pengurus HIMPAUDI Klaten Selatan priode th 2014 - 2018
“Saat ini masih banyak tenaga pendidik Paud yang hanya menerima gaji Rp 25ribu hingga Rp 40 ribu perbulan. Jumlah yang sangat tidak sebanding dengan tenaga pikiran yang diberikan dari seorang tenaga pengajar sehari mendidik dan mengasuh anak didiknya. Tapi itulah fakta dan kenyataan yang terjadi saat ini. Maka saatnya Pemerintah lebih memperhatikan tenaga pendidik khusunya para bunda Paud”, tegasnya.
Sementara itu dari rangkuman keterangan beberapa guru Paud di Klaten terungkap, ternyata hingga saat ini masih banyak guru Paud yang hanya menerima honor Rp 25 ribu/bulan. Jika mereka mengajar di Paud Full day honor yang diterima berkisar Rp 125 ribu/bulan. " 4 tahun saya ngajar di Paud mas honornya hanya Rp 70 ribu/sebulan. ini masih mending, karena banyak teman saya yang hingga saat ini hanya menerima honor Rp 30 ribu/bulan", ujar salah satu guru paud. (nov/bun)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...