Direktur RSUD Bagas Waras Klaten "Siap Buka Warung Nasi Goreng"

dr.Limawan bersama tim Nasgor RSUD Klaten,usai dinobatkan sebagai Juara I
Klaten mattanews.com – “ Jangan lupa pak dikasih garam yang banyak!!!! Biar lamaan dikit pak, supaya nasinya lebih empuk dan rasanya merasuk sampai dalam!!. Awas nyala kompornya kebesaran nanti gosong lho pak Bupati. Jangan lupa telurnya dimasukin duluan biar tidak amis.... “, itulah celoteh. Olokan serta suport dari penonton yang diberikan pada sekitar 60 pejabat di lingkungan Pemkab Klaten saat mengikuti lomba masak goreng dalam rangka peringatan hari Kartini.

Digelar dihalaman parkir perkantoran Pemda, acara yang dimulai pukul 7.30 tepat, nampak semarak dan meriah. Bupati yang berpasangan dengan ibu wakil bupati Ibu Sri Hartni dan pak Kasdim nampak serius, meramu bumbu nasi goreng sambil sesekali, mendengarkan masukan dari suporternya.” Walau tidak pernah masuk ke dapur, tapi kalau hanya menggoreng nasi saya jagonya”, gurau Bupati menjawab pertanyaan wartawan yang meliputnya.

Lomba masak yang khusus diperuntukan bagi  bapak bapak dan diikuti oleh kepala Satuan Kerja (SKPD) atau perwakilan memang berlangsung meriah. Di iringi oleh alunan lagu yang dilantunkan oleh penyanyi penyanyi kondang para pemenang lomba“Pemda  Idol” suasana semakin seru, karena sering terjadi kelucuan saat mereka akan mengulek bumbu seperti cabai, bawang atau tomat. Seperti yang dialami asisten I Edy Hartanto yang terpaksa harus mencuci mukanya karena usai mengupas bawang merah secara tak sengaja tanganya dugunakan untuk mengusap matanya. Kontan yang bersangkutan kepedasan dan pontang panting cari air untuk membasuh wajahnya.

Dalam pelaksanaan lomba setiap tim beranggotakan 3 personil. Mereka dibagi menjadi 20 kelompok. Mereka berlomba adu kepiawaian dalam memasak. Banyak pejabat yang luwes dan trampil saat meracik bumbu dan menguleknya. Itu terlihat saat mereeka mengupas bumbu, memegang pisau atau saat memegang uleg –uleg diatas layah.  Tapi tak sedikit pejabat yang membuat para penonton tertawa dan menimbulkan gerrrr, karena saat akan mengulek bawang merah, bawang mencelat masuk ke meja masak tim lain.” Wah nggak biasa ngulek jadi wajar kalau mencelat” Ujar Kepala Bapeda Bambang Sigit.

Keluar sebagai juara pertama tim dari RSDU Bagas waras yang dikomandani dr Limawan, tim Bapeda asuhan Bambang Sigit dan BKD yang dimotori cheff lokal Joko Sawaldi. Juara II diraih kelompok Disbudparpora asuhan Kang Joko Wiyono, Dukcapil, dan Dinas Perhubungan yang digawangi Bambang Giyanto. Sedang juara III disabet diraih tim gabungan Asisten yang dimotori plt Sekda Sartiyasto. Sementara tim Bupati diberi penghargaan khusus sebagai juara kehormatan.

Dr Limawan saat diwawancari usai memasak, mengaku sudah terbiasa masak sejak kecil. Bahkan masak adalah satu dari hobinya. Jangan dikira dokter pinternya hanya nyuntik atau ngasih obat pasien. Masakpun kita oke.Lho siapa tahu nanti setelah pensiun langsung bukak super market khusus nasi goreng”, guraunya. (tev)          
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...