8 Kadindat Berebut 2 Kursi Direktur Perusda Klaten

Srihadi ST.MM.Kabag Perekonomian Pemkab Klaten
Klaten mattanews.com -  Delapan kadindat calon direktur utama di dua perusahaan daerah di Klaten Jawa Tengah, kini bersaing ketat untuk lolos di fit en propertest akhir yang diadakan di Universitas Gajah Mada Yogyakarta dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) di Jakarta. Dua perusahaan milik Pemda yang akan mengalami pergantian direktur karena pejabatanya memasuki masa pensiun ialah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klaten dan Perusahaan Daerah BPR Bank Klaten.

Lima nama calon Direktur Utama PDAM yang lolos pada seleksi pertama ialah Sigit Setiawan, posisi sekarang Kasi tekhnik PDAM, Irawan, Suparno, Sri Sutarto dan Nanik Pratiwi posisi sekarang kepala PDAM unit pelayanan kantor Prambanan. Kelima kadindat terebut semuanya orang dalam. Jumlah pelamar sebelumnya 9 orang. 7 dari dalam dan 2 dari luar. Sementara 4 pelamar gagal dalam tes awal, termasuk salah satunya Nanang Marjianto yang kini menjabat sebagai Direktur Keuangan PDAM Klaten.

Sedang 3 Kadindat lainya yang tak kalah sengit dalam perebutan kursi direktur ialah,  Tulus Yunianto posisi sekarang salah satu Kabag di BPR Bank Klaten, Dewi Eko Sari, posisi sekarang Kabag kredit di Bank Klaten dan satu satunya orang luar ialah Hardiyanto Prasetyo kini menjabat sebagai direktur salah satu BPR di Klaten.

Kabag Perekonomian Pemkab Klaten Srihadi ST.MM yang juga  selaku wakil tim seleksi Direksi menjelaskan, semua calon yang lulus tahap seleksi administrasi akan kembali diuji atau dites oleh masing masing tim yang berbeda. Untuk calon Direktur Bank Klaten 3 calon yang lolos dalam seleksi administrasi langsung diajukan ke lembaga Otoritas jasa Keuangan (OJK) di jakarta untuk mengikuti fit en propertest.
Sigit Setiawan salah satu Kadindat Dirut PDAM Klaten
Sedang 5 kadindat calon Direktur Utama PDAM langsung di kirim ke UGM Yogyakarta. Disini mereka akan diuji oleh  tim dari fakultas psikologi UGM. Untuk selanjutnya hasilnya  dikirim ke panitia seleksi. Oleh panitia seleksi nama yang telah mendapat rekomendasi atau nilai dari UGM akan diserahkan pada Bupati. Dihadapan Bupati calon kembali diwajibkan memaparkan tentang visi misinya tentang PDAM kedepan.

“Semua calon direktur untuk 2 perusda sudah mengikuti proses dari awal dan kini memasuki tahap akhir. Semua hasil tes baik yang dilakukan oleh tim dari OJK dan Fakultas Psoikologi UGM nantinya kita serahkan kepada Bupati. Untuk selanjutnya Bupati yang berhak memutuskan siapa yang layak memimpin dua perusda tersebut. Yang jelas yang akan dipakai Bupati adalah mereka yang terbaik dan memiliki loyalitas tinggi”, ujarnya.(get)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...