Warga Bogem Berobat Gratis

Klaten mattanews - Ratusan warga Desa Bogem, Kecamatan Bayat, Klaten Jawa Tengah,  berbondong-bondong mendatangi Balai Desa setempat untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan gratis dari RS.Cakra Husada Klaten, Selasa (17/3). Mereka rela antri untuk mendapat layanan kesehatan hingga acara usai.

Warga Bogem, kec. bayat, Klaten
Warga Bogem, kec. bayat, Klaten
Kepala Desa Bogem,kecamatan Bayat  Tri Raharja mengapresiasi baik kegiatan pengobatan yang dilakukan oleh RS Cakra Husada. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga, terlebih bagi masyarakat Bogem yang kebanyakan berprofesi sebagai petani dan terkadang kurang memperhatikan kesehatanya.
“Jika sakit warga enggan berobat dengan alasan jarak balai pengobatan jauh. Maka dengan adanya kegiatan ini warga sangat terbantu dalam memperoleh pengobatan sekaligus memeriksakan kesehatannya,” ujar Tri Raharjo.

Surani (46), salah seorang warga yang ikut menggunakan sarana pemeriksaan pengobatan gratis itu mengaku puas dengan pelayanan tim medis RS Cakra Husada. Dirinya tak perlu mengantri lama untuk berobat. Usai mendaftar  menunggu sebentar  langsung diperiksa tim dokter sekaligus  mendapat obat gratis tanpa dipungut biaya.

“Saya kira prosesnya lama, ternyata tidak, jadi usai periksa saya bisa langsung bekerja lagi di sawah. Harapan saya kegiatan seperti ini sering dilakukan demi membantu masyarakat kuraang mampu, terutama mereka yang belum melek kesehatan,” ujar wanita yang sehari-harinya bertani di sawah ini.

Ketua kegiatan bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan gratis RS Cakra Husada, Edi Wiratma mengatakan, sampai saat ini RS Cakra Husada masih berkomitmen mewujudkan program Klaten Sehat. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan yang dinilai belum bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat khususnya yang kurang mampu di pelosok daerah.

Selain pemeriksaan dan pengobatan, lanjut Edi, juga diadakan penyuluhan kesehatan tentang pentingnya 3 M yaitu Menguras, Mengubur, Menutup bak kamar mandi untuk antisipasi berkembangnya nyamuk aides aidepti penyebab penyakit demam berdarah yang saat ini tengah mewabah di Klaten.

“Mengingat ini masih musim penghujan, dirasa penting untuk mensosialisasi kepada warga masyarakat terkait penanggulangan penyakit demam berdarah yang beberapa waktu lalu sempat memakan banyak korban di Klaten,” imbuhnya.

Pada kegiatan itu, dari hasil pemeriksaan yang lakukan oleh salah satu tim dokter, dr. Yoga Hastanti menerangkan bahwa mayoritas warga terserang penyakit ISPA (Infeksi Pernafasan Atas). Faktor penyebabnya yakni cuaca, pergantian dari suhu rendah ke suhu tinggi. “Antisipasinya yakni meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi konsumsi makanan yang dingin, dan makanan yang banyak mengandung minyak,” tandas dr Yoga. (pras/red)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...