Tebing Jabalakat Rawan Longsor, Terpaksa 2 KK Ngungsi.


Kondisi Tebing Jabalakat (dok.Mattanews.com)


Mattanews.com.Klaten- Dua Kepala Keluarga, Utomo (41) dan Marimin (52) warga Dukuh Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten, beserta anggota keluarganya yang tinggal di bawah tebing, kini terpaksa harus mengungsi, karena Tebing Jabalakat disebelah rumahnya rawan longsor akibat hujan lebat.
Menurut penuturan Utomo, dapur rumahnya sempat tertipa longsoran tebing Jabalakat, walau tidak parah, dirinya beserta keluarga milih mengungsi. “karena tanah tebing dibelakang rumah ada rekahan, maka kami milih ngungsi daripada terkena longsoran susulan” Ungkapnya sembari mengabarkan tempat ngungsinya di Balai Desa hingga cuaca membaik lagi, Senin(2/3).
Camat Bayat Edy Purnomo, menyarankan kepada seluruh warga yang berada disekitar Bukit Jabalakat untuk mengungsi, karena sewaktu-waktu longsor saat turun hujan. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten agar segera mengambil tindakan dengan membuat tanggul penahan sebagai langkah antisipasi awal.
“Memang setiap memasuki musim hujan, wilayah disekitar Bukit Jabalakat rawan terjadi bencana longsor.” Jelasnya.
Dijelaskan, penyebab mudahnya terjadi longsor disetiap musin turun hujan itu dimungkinkan adanya resapan air yang tidak lancar, sehingga membuat tanah gembur dan gampang tergerus. “Maka kami meminta kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan tentang bencana longsor ini” Pinta Camat.
Selain itu pihaknya dalam koordinasi dengan pihak BPBD memohon dalam mengantisipasi dan mengatasi bencana longsor ini di tangani secara menyeluruh bukan sekedar pada antisipasi alam saja, tatapi termasuk insan manusia yang terkena bencana. (agus)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...