Kesalahan di Server.LPSE Klaten Tidak ada Masalah

Klaten mattanews – Adanya kesalahan tekhnis dalam jaringan server di LPSE yang berbuntut munculnya kekecewaan dari salah satu rekanan di Klaten, Jawa Tengah, ketua LPSE Klten M Didik, menegaskan tidak ada sabotase atau permainan dalam proses pelelangan dengan sistim on line di LPSE Klaten. Kasus yang menimpa salah satu rekanan di Klaten, murni kesalahan jaringan server. Sangat tidak mungkin LPSE daerah melakukan “permainan”. Karena setiap yang terjadi dipantau langsung oleh LPSE pusat. Dan jika terjadi saat itu juga pengendaliannya langsung diambil alih pusat.

M Didik.ketua LPSE Klaten
M Didik,  LPSE Lkaten
“ Sangat tidak mungkin kami yang didaerah “macam macam” dalam masalah ini. Karena semua proses dilakukan secara on line dan langsung dipantau LPSE pusat. Sehingga jika ada permainan di bawah, langsung terpantau dan saat itu juga pengendaliannya diambil alih pusat. Sehingga jika melihat kasus yang terjadi di Klaten, sangat dimungkinkan hal itu terjadi karena adanya kerusakan server atau gagal ap load”, demikian ditegaskan ketua LPSE Klaten M Didik diruang kerjanya.

Menurut Didik, banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya erorr yang berakibat gagalnya pengiriman. Misalnya melakukan pengiriman dokumen penawaran di jam jam kritis atau akhir batas ap load dokumen penawaran. Jam jam ini sangat rawan dan riskan, karena  frekwensi jaringan di server  sangat padat. Mungkin juga karena dalam ap load yang terakhir tidak berjalan sempurna, hal ini bisa terjadi karena dilakukan secara bersamaan atau berbarengan.            

Guna mengantisipasi hal tersebut, selaku ketua LPSE Klaten Didik menghimbau agar para rekanan jangan mengirim dokumen penawaran di jam jam kritis. Jika terpaksa harus mengirim di jam jam tersebut, cek ulang kode file RHS antar file yang dikirim dengan file yang diterima. Jika hasilnya beda bisa langsung melakukan pengecekan ulang.

Sementara itu menyikapi yang terjadi pada salah satu rekanan di klaten, Didik menjelaskan saat ini sudah mengapresiasi dan tengah mengupayakan agar semuanya selesai. Pihaknya telah mengirim uji fisik penawaran yang tidak terekam ke helpdes LKPP (Lembaga Kebijakaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) di Jakarata. Diharapkan dalam 1 sampai 2 minggu hasilnya sudah dapat diketehui.” Mudah mudahan dalam dua minggu kedepan semuanya terang dan jelas”, ujarnya. (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...