Ada Keterlambatan STNK Tahun 2015

Klaten mattanews  - Kenyamanan para wajib pajak kendaraan bermotor atau mobil di wilayah Klaten, Jawa Tengah akan sedikit terganggu. Hal ini disebabkan adanya keterlambataan pembuatan atau perpanjangan STNK dan TNKB (Tanada Nomor Kendaraan Bermotor)

bagi wajib pajak tahun 2015. Namun demikian bagi para pemilik kendaraan bermotor atau mobil tidak perlu khawatir, karena sebelum TNKB dan STNK jadi, mereka akan tetap mendapat surat STNK sementara (notis) yang dapat digunakan layaknya STNK.

Baur STNK Satlantas Polres Klaten
Baur STNK Satlantas Polres Klaten
“ Keterlambatan terjadi, karena pengadaan bahan baku lembar STNK dan TNKB dari atas belum turun, namun demikian layanan kepada masyarakat tetap kami layanai berjalan seperti biasa. Bagi wajib pajak akan mendapat surat keterangan atau notis yang dapat digunakan sebagai pengganti STNK sementara”, demikian dijelaskan Kasat Lantas Klaten AKP Tri Tretiawan.AH.SIK melalui Baur STNK Satlantas Polres Klaten Aiptu Rinto Warsono.

Menurut Rinto tidak semua layanan mengalami keterlambatan. Misalnya untuk pengadaan plat nomor kendaraan roda 2 lancar. Keterlambatan hanya terjadi bagi kendaraan roda 4. Sementara keterlambatan layanan STNK terjadi sejak Janauari 2015 bagi semua wajib pajak kendaraan roda dua dan empat. Diharapkan keterlambatan tersebut tidak akan berlangsung lama.  Namun pengadaan STNK dan plat nomor bagi para wajib pajak tahun 2013 dan 2014, lancar tidak ada masalah. Untuk itu masyarakat dapat mengambil STNK atau plat nomornya yang sudah jadi di kantor Samsat terdekat.

Sementara itu menyinggung pengetrapan program quik win, mantan Baur STNK kantor Samsat Dealanggu dan Prambanan ini menjelaskan semua sudah mulai di lakukan. Salah satu misal pembinaan bagi para pelaksana biro jasa yang selama ini menjadi mitra kerja agar segera mengurus perijinan resminya.

Menurut Rinto keberadaan biro jasa sepintas memang seperti calo atau makelar. Namun sebenarnya keberadaan mereka cukup membantu semua pihak terutama bagi para wajib pajak yang tidak punya waktu luang untuk mengurus surat kendaraannya di kantor Samsat. Berdasarkan Imbres ( Intruksi bersama) antara Mendagri Kapolri dan Mentri keuangan. Dimana telah diatur wajib pajak tidak harus datang sendiri saat mengurus pajak, namun bisa diwakilkan atau dilakukan oleh orang lain dengan asalkan memenuhi semua persyaratan yang telah ditentukan.

” Jadi kedepan semua biro jasa yang selama ini bekerja di kantor Samsat, kita bina dan arahkan untuk segera mencari ijin usaha resmi. Sehingga keberadaanya dapat dipertanggung jawabkan”, tegas Rinto (tev/nov)             
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...