PKL disekitar RSUD Bagas Waras Mulai Menjamur

Klaten mattanews – Sebentar lagi Klaten akan memiliki sebuah Rumah Sakit Umum Daerah yang mewah dengan peralatan canggih. Namun sangat disayangkan belum jadi diresmikan penggunanya, disekitar RSUD tersebut sudah mulai dipenuhi para pedagang kaki lima (PKL) yang membangun lapak dagangan semi permanen disepanjang jalan.

Nampak beberapa deretan PKL bari disekitar RSUD Klaten. (Mattanews.com)
Dari pantauan mattanews, saat ini sedikitnya ada 10 warung dipinggir jalan yang dibuat dengan menggunakan bahan kayu dan atap seng. Mereka datang dari berbagai daerah termasuk warga setempat mencoba mengadu keberuntungan dengan menjual aneka dagangan seperti bakso,mie ayam, soto, es buah, roti kering, buah dan lainya. Bahkan ada penduduk setempat yang nekat mendirikan warung diatas sungai.

Sekretaris desa Buntalan H.Junaedi Anwar ketika dikonfirmasi membenarkan jika di sekitar RSUD khusunya di sepanjang tepi jalan mulai dipadati pedagang kaki lima. Namun dirinya tidak tahu siapa yang memberi ijin pada mereka. Karena menurutnya pihak desa tidak pernah memberi ijin bagi mereka yang akan berjualan di tempat yang tidak semestinya.

“ Saat ini memang ada beberapa pedagang yang sudah mulai membangun warung di sepanjang jalan. Tapi kami dari pihak kelurahan tidak pernah mengijinkan atau memberi ijin pada mereka. Bahkan jika ada warga yang minta ijin pasti kami tolak. Jika sekarang ada yang berjualan, kami tidak tahu mereka ijin atau liar”,ujarnya.

Terkait masalah tersebut Plt Kepala Dinas Kesehatan Klaten Edi Hartanto meminta agar pihak aparat ditingkat kelurahan segera memberi penyuluhan kepada warganya berkaitan dengan pendirian warung di sepanjang jalan menuju RSUD. Edi mengharap desa segera berkoordinasi dengan instansi terkait seperti PU dan Satpol agar masalah tersebut tidak berkelanjutan.

“Disepanjang pinggir jalan tersebut nantinya akan dibangun trotoar jalan. Jika saaat ini sudah dipenuhi PKL, tentu akan mengganggu jalanya pembangunan nantinya”, ujar Edi (tev)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...