Pemkab Klaten Terancam Digugat

Wening Swasono
Klaten Darurat Sampah

Mattanews - Klaten; Pemerintah Kabupaten Klaten selaku penyelenggara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah terancam digugat atas keteledorannya dalam pengelolaan TPA Desa Jombor, Kecamatan Klaten Tengah, demikian dikemukakan aktivis lingkungan Wening Swasono. "Posisi Pemkab sangat rentan untuk digugat dan terancam denda miliaran rupiah atas keteledoran pengelolaan TPA Jombor," ujarnya.
Ditambahkan Wening sesungguhnya keteledoran Pemkab dalam hal ini bukan hanya mengenai TPA tetapi manajemen sampah secara keseluruhan. "Menurut saya memang ada yang salah tentang tata pengelolaan sampah secara umum di Kabupaten Klaten," imbuhnya.
Wening mengaku penetapan status Klaten darurat sampah, karena menurutnya ini sudah sangat mendesak. "Lihat saja pencemaran lingkungan yang sudah berlangsung puluhan tahun dan berujung pada gerakan warga Jombor yang memblokade TPA, dan menuntut agar TPA ditutup dan pembersihan tumpukan sampah dari lokasi saat ini," katanya.
Menurut perhitungan Wening, denda atau ganti rugi yang harus ditanggung Pemkab untuk perbaikan dampak lingkungan akibat TPA tersebut, amat sangat besar. "Ganti rugi atas akibat gangguan kesehatan, pencemaran bau dan asap. Dan yang paling mahal adalah ongkos atau denda untuk memperbaiki kualitas lingkungan terutama kualitas air tanah di sekitar TPA," tandasnya.

Dicurigai Tidak Memiliki Amdal
 Di sisi lain Weing juga mencurigai TPA Jombor ini tidak memiliki studi Analisa Dampak Lingkungan (AMDAL). Menurutnya jika benar maka ini sebuah preseden buruk. "Hal ini sangat fatal, ingat ini adalah isu lingkungan dan isu lingkungan sangat sensitif," tuturnya.
Ditambahan Wening bahwa perbaikan pengelolaan TPA ini bukan sekedar untuk keinginan untuk mendapat Piala Adipura. "Ini murni kebutuhan untuk perbaikan kualitas lingkungan, agar tidak membahayakan lingkungan dan warga terdampak," tegasnya.(045)

Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...