Klaten Darurat Sampah




Tutup TPA Harga Mati! 


Warga Jombor pasang Barikade penutup akses jalan ke TPA













Mattanews – Klaten; Warga Desa Jombor dan Desa Gumulan, Klaten Tengah,  Sabtu (07/2) akhirnya tegas menuntut Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jombor untuk di tutup. Tuntutan ini merupakan puncak kekecewaan Warga Desa Jombor, karena berulang keluhan mengenai pencemaran akibat keberadaan TPA tersebut tidak mendapatkan respon yang memadai dari Pemerintah Kabupaten Klaten.
Dalam aksinya, warga selain membentangkan puluhan spanduk di sepanjang jalan masuk menuju TPA, warga juga menutup jalan masuk bagi armada pengangkut sampah. Koordinator aksi Heruyanto kepada Mattanews menyatakan tuntutan tersebut adalah harga mati dan tidak ada tawar menara. Marena menurutnya polusi dan pencemaran akibat keberadaan TPA tersebut sangat menganggu warga.
Tampak hadir dalam aksi tersebut Kepala Desa Jombor Agung Widodo MPd. Kepada Mattanews bahwa selama ini keberadaan TPA merugikan warganya. “Selain asap dan bau busuk, TPA juga mencemari air sumur warga di sekitar lokasi. Airnya sangat tidak sehat untuk dikonsumsi,” taka Widodo. Karenanya Agung Widodo sangat memahami tuntutan warga agar TPA segera di tutup.
Dalam demo yang berlangsung damai tersebut, disampaikan tuntutan warga agar TPA ditutup dan lahan TPA harus ditinggalkan dalam kondisi bersih. Selain karena lahan tersebut merupakan tanah kas desa, dikawatirkan sampah tersebut tidak akan secepatnya terurai. (045)  
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...