Kasus Penipuan Wilayah Hukum Polres Klaten Tinggi



Kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo (dok.Pol)

Mattanews.com, KLATEN – Kapolres Klaten, AKBP Langgeng Purnomo mengungkapkan kasus penipuan diwilayah hukum Polres Klaten di tahun 2014 mencapai 107 kasus. Kemarin di ruang kerjanya.
Dijelaskan, 107 kasus ini merupakan tertinggi diwilayah hukum Polres Klaten. Dari kasus 107 tersebut telah diselesaikan 63 kasus. Lainnya tidak bisa di selesaikan, karena sulit melacak untuk mendapatkan kelengkapan barang bukti untuk memproses kasusnya.
Kapolres Klaten menambahkan, dari 107 kasus tersebut terdiri atas penipuan melalui pesan singkat sebanyak 27 kasus, melalui telepon 3 kasus, internet ada 7 kasus, dengan cara berpura-pura 23 kasus, penipuan sewa menyewa dan pinjaman ada 4 kasus, melalui penipuan undian dan hadian 8 kasus serta lain-lain ada 35 kasus.
Sedang Tempat kejadian perkara, terbanyak di perumahan atau permukiman mencapai 62 laporan, di hotel  3 laporan, di sekolah 2 laporan, di kantor 5 laporan, di toko 3 laporan, di jalan umum 9 laporan, lain-lain sebanyak 23 laporan.
“Hampir kejadian itu dilakukan pukul 12.00 Wib hingga pukul 15.00 Wib, usia pelaku rata berumur 20 hingga 30 Tahun” ungkapnya, sembari berpesan bagi warga masyarakat agar berhati-hati dan melakukan ceking disetiap melakukan transaksi.  
Dijelaskan Kapolres Klaten, kasus penipuan tersebut berbagai macam modusnya, di antaranya dengan menyebar kupon undian berhadiah, melalui pesan singkat hadiah layanan operator, dan bahkan ada yang mencatut institusi polisi.
“Penipuan dengan mencatut nama Kapolres ini juga sering terjadi, ada warga yang di hubungi seseorang tak di kenal mengaku Kapolres Klaten dan menjanjikan menutup kasusnya dengan memberikan sejumlah uang. Adanya yang mengaku polisi telah menangkap tangan anaknya membawa narkoba. Pelaku akan melepas anaknya bila bersedia menstransfer uang via ATM.” Jelasnya.
Di sisi lain, Langgeng menyatakan jumlah total kejahatan yang dilaporkan ke Mapolres Klaten selama tahun 2014 ada 698 kasus dan terselesaikan 636 kasus.
Selain penipuan, jumlah laporan terbanyak kedua adalah pencurian dengan pemberatan ada 96 kasus dan terselesaikan 71 kasus. Di urutan ketiga adalah perjudian dengan 86 kasus dan semuanya terselesaikan. (Agus)
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...