Darurat Sampah, DPRD Panggil DPU

Klaten Darurat Sampah

Di mana sampah sementara ini di sembunyikan?
Mattanews - Klaten; Hari ini Kamis (12/2) Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Klaten memanggil Dinas Pekerjaan umum Pemkab Klaten. Menurut informasi yang diterima Mattanews.com Komisi III akan meminta keterangan dari DPU berkenaan tuntutan penutupan TPA Jombor, oleh warga setempat.
Dalam agendanya nanti akan Komisi III akn melanjutkan dengan kunjungan ke TPA Jombor. Dan sepanjang pemantauan Manttanews.com, beberapa petugas kebersihan telah menyiapkan lokasi TPA. nampak beberapa pekerja membersihkan dan menyapu beberapa bagian lokasi TPA tersebut.
Beberapa TPS sudah diambil sampahnya, tetapi di buang ke mana? Karena TPA Jombor Masih di segel warga.
Semenjak bergulir adanya agenda pemanggilan DPU oleh Komisi III, beberapa TPS sampahnya mulai diambil. Seperti TPS Bareng misalnya, hingga pagi tadi pukul 07.00 sudah dua kali truk sampah mengangkut sampah dari lokasi tersebut. Namun, yang menjadi pertanyaan saat ini adalah ke mana sampah terebut di buang? karena sampai saat ini TPA Jombor masih disegel warga. 
Hal  serupa juga nampak di TPS belakang Stadion Trikoyo Klaten. Sampah sudah sedikit berkurang dibandingkan sebelumnya. Nampak jelas beberapa bagian sudah diambil. Demikian juga dengan sampah perkotaan seperti Alun-alun Klaten dan ruas jalan protokal, jalan Pemuda. Lagi-lagi yang menjadi pertanyaan ke mana sampah di buang? Ada yang menyebutkan sampah di buang ke TPA Njoho, Prambanan, tentu ini akan jadi masalah karena TPA ini sejak awal fungsinya adalah untuk pembuangan sampah kering.
Pengambilan sampah perkotaan masih berjalan terus, dibuang ke mana ?
Seeorang petugas sampah yang enggan disebutkan namanya menyatakan sampah-sampah perkotaan ini di bawa pulang untuk urug lahannya. "Lahan saya butuh urugkan mas. makanya saya bawa punga untuk urug di lahan saya," tuturnya. Sementara ini pihak DPU hingga berita ini diturunkan masih enggan memberikan waktu untuk dimintai penjelasan, mattanews.com sudah berusaha untuk menghubungi petugas di DPU namun belum diberi kesempatan. (045)

 
Share on Google Plus

Salam mattanes

0 komentar:

Post a Comment

Tanggapan dengan menyertakan identitas tentu akan lebih berharga...